Rabu, 17 Oktober 2018

Bekasi Clothing Expo Targetkan 5.000 Baju untuk Korban Gempa Palu

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga mencari barang-barang yang tersisa di reruntuhan akibat gempa dan tsunami di Pantai Mamboro, Palu, Sulawesi Tengah, Kamis, 4 Oktober 2018. ANTARA

    Sejumlah warga mencari barang-barang yang tersisa di reruntuhan akibat gempa dan tsunami di Pantai Mamboro, Palu, Sulawesi Tengah, Kamis, 4 Oktober 2018. ANTARA

    TEMPO.CO, Bekasi - Penyelenggara Bekasi Clothing Expo membuka posko bantuan untuk korban gempa Palu, Donggala, dan Sigi. Dalam kegiatan yang digelar di Summarecon Mal Bekasi ini panitia menargetkan terkumpul 5 ribu baju.

    Baca: Pembawa Bantuan Gempa Donggala Diminta Lapor Polisi

    “Hingga hari ketiga baru terkumpul sebanyak 1.500 baju,” kata Ucok Nasution, CEO Lian Mipro selaku penyelenggara Bekasi Clothing Expo, Jumat, 5 Oktober 2018.

    Ucok Nasution mengatakan korban bencana alam di Sulawesi Tengah membutuhkan uluran tangan. Sebagai pengusaha di bidang fashion, ia tergerak untuk ikut memberikan bantuan. Karena itulah ia berinisiatif membuka posko. "Kami ingin mengajak masyarakat berbelanja sambil berdonasi pakaian baru," kata Ucok.

    Perhelatan Bekasi Clothing Expo digelar 3-7 Oktober 2018. Jumlah pengunjung diperkiran mencapai 85 ribu orang. Dengan tingginya jumlah pengunjung, diharapkan target 5 ribu baju itu dapat dipenuhi. Semua baju yang terkumpul nanti dikirim untuk korban bencana di Sulawesi Tengah.

    Menurut Ucok, selain pengunjung, bantuan juga diperoleh dari pemilik tenant di Bekasi Clothing Expo.  Diharapkan sampai pameran selesai pada Ahad mendatang, target donasi baju baru tercapai. "Kami akan kirimkan langsung baju baru kepada korban gempa Palu, Donggala, dan Sigi," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jamal Khasoggi dan 4 Jurnalis yang Tewas karena Kasus Korupsi

    Jamal Khasoggi dan sejumlah wartawan tewas di Eropa ketika melakukan investigasi kasus korupsi. Ada yang diperkosa, dibom, dan bahkan dimutilasi.