Selasa, 20 November 2018

Jokowi Target 16 Emas di Asian Para Games, Tantri Kotak: Lebih

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vokalis Band Kotak, Tantri Syalindri Ichlasari. Instagram

    Vokalis Band Kotak, Tantri Syalindri Ichlasari. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Band bergenre rock Kotak mendoakan atlet Asian Para Games 2018 asal Indonesia dapat meraih target 16 emas yang diharapkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Harapan itu disampaikan vokalisnya, Tantri Kotak di sela-sela penampilannya di Parafest, kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Ahad malam, 7 Oktober 2018.

    Baca: Tak Ingin Macet, Pengemudi Masuk Rombongan Mobil Jokowi

    "Kita doakan semoga semua atlet yang bertanding di Asian Para Games 2018 yang berasal dari Indonesia, lebih dari targetnya pak Jokowi," ucap vokalis Kotak, Tantri dari atas panggung.

    Kotak tampil satu jam, dimulai sekitar pukul 19.00. Sang vokalis tampil mengenakan pakaian serba hitam, mulai dari kerudung hingga sepatu.  Tantri juga mengenakan jaket merah.

    Selama satu jam, Kotak memainkan lagu-lagu hits mereka seperti "Pelan-pelan saja" dan "Beraksi". Selain itu, mereka juga membawakan lagu di album terbaru yang dirilis lima bulan lalu berjudul "Masih ada".

    Ratusan orang mulai dari peserta festival, volunteer, dan kerabat Kotak berkumpul di depan panggung mengikuti konser. Tidak hanya dari kalangan muda, orang tua dan anak-anak juga bergabung dalam kerumunan.

    Baca: Band Kotak Meriahkan Asian Parafest Malam ini

    Asian Para Games 2018 resmi dibuka Sabtu, 6 Oktober 2018. Ajang olahraga bagi atlet disabilitas itu akan berlangsung di Jakarta dari 6-13 Oktober 2018.
    Para atlet Indonesia akan berjuang di 18 cabang olahraga yang dipertandingkan. Pemerintah menargetkan 16 emas dan masuk posisi 8 besar klasemen umum.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Sisi Gelap Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman

    Kasus pembunuhan Jamal Khasoggi yang diduga dilakukan oleh Kerajaan Arab Saudi membuat dunia menyorot empat sisi gelap Mohammed bin Salman.