Rabu, 17 Oktober 2018

4 Keputusan Anies Baswedan yang Mengubah Kebijakan Ahok

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto kombinasi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Anies Baswedan. Tempo/Dhemas Reviyanto-Dian Triyuli Handoko

    Foto kombinasi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Anies Baswedan. Tempo/Dhemas Reviyanto-Dian Triyuli Handoko

    1. Penggusuran

    "Cintailah rakyatmu, berusahalah memajukan kampungmu! Jembatan, jalan, bangunan, pepohonan, dan tempat peribadatan supaya dibina. Perhatikan tanah rakyat. Jangan sampai jatuh ke tangan petani besar. Agar penduduk jangan sampai terusir dan harus mengungsi ke wilayah tetangga. Tepati segala peraturan untuk membuat kampung bertambah sejahtera."

    Itu adalah pidato Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan  dalam  Rapat Paripurna Istimewa DPRD DKI Jakarta dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-491 Jakarta,  pada 22 Juni 2018 . Anies Baswedan mengutip perkataan Sri Nata Wengker yang diabadikan Empu Prapanca dalam Kakawin Negarakretagama.

    Salah satu janji kampanye Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam Pilgub DKI Jakarta 2017 adalah tidak akan melakukan penggusuran terhadap warga untuk membenahi tata kota.

    Oleh karena itu, Anies Baswedan membatalkan rencana Gubernur Basuki Purnama atau Ahok membangun cagar budaya di Kampung Akuarium, Jakarta Utara.

    Pada 11 April 2016,  Gubernur Ahok memang memerintahkan ratusan Satpol PP dan aparat keamanan lainnya menggusur ratusan warga yang menghuni Kampung Akuarium.

    "Karena itu, peristiwa di Kampung Akuarium ini harus menjadi pengingat. Ini bukan untuk menengok masa lalu. Tapi peristiwa itu enggak boleh dilupakan," ujar Anies, saat menghadiri peringatan dua tahun penggusuran Kampung Akuarium di Shelter Akuarium, Jakarta Utara, pada 14 April 2018.

    Anies Baswedan juga tidak melakukan banding atas putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang memenangkan  gugatan class action yang diajukan warga Bukit Duri terkait penggusuran revitalisasi Sungai Ciliwung.

    Warga melakukan gugatan atas perintah penggusuran yang dikeluarkan Gubernur Basuki Purnama atau Ahok.   “Mengenai Bukit Duri, kita menghormati keputusan pengadilan, kita tidak berencana melakukan banding,” kata Anies Baswedan pada 26 Oktober 2017.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jamal Khasoggi dan 4 Jurnalis yang Tewas karena Kasus Korupsi

    Jamal Khasoggi dan sejumlah wartawan tewas di Eropa ketika melakukan investigasi kasus korupsi. Ada yang diperkosa, dibom, dan bahkan dimutilasi.