Jika Situasi Tenang, Ahmad Dhani Bakal Jenguk Ratna Sarumpaet

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ahmad Dhani dan aktivis Ratna Sarumpaet menjawab pertanyaan wartawan saat mendatangi gedung KPK, Jakarta, 2 Juni 2016.   Aksi panggung tersebut merupakan bentuk protes kepada KPK untuk segera memeriksa Ahok terkait beberapa kasus salah satunya perijinan reklamasi teluk Jakarta. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Ahmad Dhani dan aktivis Ratna Sarumpaet menjawab pertanyaan wartawan saat mendatangi gedung KPK, Jakarta, 2 Juni 2016. Aksi panggung tersebut merupakan bentuk protes kepada KPK untuk segera memeriksa Ahok terkait beberapa kasus salah satunya perijinan reklamasi teluk Jakarta. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

     

    TEMPO.CO, Jakarta – Musikus Ahmad Dhani berencana menjenguk sahabatnya Ratna Sarumpaet di tahanan Kepolisian Daerah Metro Jaya.  "Ada rencana. Tergantung nanti," kata Ahmad Dhani di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, 8 Oktober 2018.

    Baca juga: Pemprov DKI Hitung Uang yang Harus Dikembalikan Ratna Sarumpaet

    Polisi menangkap Ratna Sarumpaet di Bandara Soekarno-Hatta saat akan pergi ke Santiago, Cile. Ratna ditangkap karena telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyebaran berita bohong atau hoax terkait cerita penganiayaan dirinya.

    Polisi kemudian menahan Ratna di rumah tahanan Polda Metro Jaya sejak Jumat malam, 5 Oktober 2018. Penahanan itu berlaku selama 20 hari dan dapat diperpanjang apa bila memang dibutuhkan penyidik.

    Ahmad Dhani mengatakan sejauh ini masih melihat proses hukum yang dihadapi Ratna. Ia merencanakan menjenguk sahabatnya itu jika situasinya dianggap sudah tenang. "Pekan depan mungkin (menjenguknya)."

    Kuasa hukum aktivis Ratna Sarumpaet, Insank Nasrudin meminta agar kliennya dijadikan tahanan kota. Ia memastikan kliennya tidak akan melarikan diri selama proses hukum berjalan jika permintaan menjadi tahanan kotanya diterima.

    “Pihak keluarga menjamin. Kami sebagai kuasa hukum juga menjamin,” kata Insank di Polda Metro Jaya, hari ini.

    Selain itu, mereka juga menjamin bahwa Ratna tidak akan menghilangkan barang bukti, tidak mengulangi perbuatannya, serta mempermudah jalannya proses hukum. Jaminan itu, kata insank, bertujuan untuk memenuhi syarat-syarat permohonan pengajuan tahanan kota ke penyidik Polda Metro Jaya.

    Simak juga: Ini Penyebab Ratna Sarumpaet Konsumsi Obat Tiap Hari di Tahanan

    Insank menjelaskan, kondisi fisik Ratna menjadi salah satu pertimbangan tim kuasa hukum dan keluarga mengajukan permohonan menjadi tahanan kota. Jika menjalani tahanan di rutan, lanjut dia, Ratna akan kesusahan untuk berobat serta aktivitasnya sebagai seorang aktivis akan terbatas.

    “Kalau sampai harus berada di rutan tentunya secara fisik maupun mentalnya bisa terpengaruh karena usianya juga sudah lanjut,” ujar Insank soal dasar pengajuan tahanan kota Ratna Sarumpaet  tersebut.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.