Ahmad Dhani Bicara Pengakuan Ratna Sarumpaet Bikin Hoax

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Musikus Ahmad Dhani bersama aktivis Ratna Sarumpaet dan  massa Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) berunjuk rasa di depan gedung KPK, Jakarta, 2 Juni 2016. Mereka menuntut kepada KPK untuk segera menetapkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama  alias Ahok sebagai tersangka. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Musikus Ahmad Dhani bersama aktivis Ratna Sarumpaet dan massa Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) berunjuk rasa di depan gedung KPK, Jakarta, 2 Juni 2016. Mereka menuntut kepada KPK untuk segera menetapkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai tersangka. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Musikus yang kini menjadi terdakwa penyebaran ujaran kebencian, Ahmad Dhani, berkomentar tentang nasib rekannya seniman yang belakangan lebih aktif di dunia politik, Ratna Sarumpaet. Ahmad Dhani mengaku bingung seperti yang diklaim dialami pula oleh banyak orang lain.

    Baca:
    Sidang Lanjutan Ahmad Dhani Lagi-lagi Ditunda

    “Sama lah melihat kondisinya (Ratna Sarumpaet) dengan yang lain. Saya juga bingung," katanya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin 8 Oktober 2018.

    Ahmad Dhani menjelaskan bingung lantaran tak menyangka Ratna Sarumpaet berbohong dan menciptakan hoax tentang penganiayaan yang dialami. Dia mengungkapkan masih tak yakin dan curiga di balik pengakuan rekannya tersebut. "Kok bisa berbohong. Apa iya berbohong," ujarnya.

    Penggiat Hak Asasi Manusia (HAM) Ratna Sarumpaet selaku pengagas acara menyampaikan kata sambutan didampingi Musisi Ahmad Dhani sebelum memulai Konser Revolusi Pancasila di gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 26 Mei 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Seperti diketahui Ahmad Dhani dan Ratna Sarumpaet di antaranya pernah satu barisan menjelang Pilkada DKI 2017 lalu. Keduanya menolak pencalonan kembali Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai gubernur dan menuntut penahanan terhadap Ahok.

    Baca: 
    Rincian Dana DKI yang Harus Dikembalikan Ratna Sarumpaet

    Ahmad Dhani dan Ratna Sarumpaet juga termasuk yang ditangkap untuk tuduhan makar di antara demontrasi besar Desember 2016. Karena rangkana demonstrasi itu, Ahok kini harus mendekam di penjara karena vonis penistaan agama.

    Sedang Ahmad Dhani saat ini menghadapi dakwaan menyebar ujaran kebencian terhadap Ahok. Persidangan Senin 8 Oktober 2018 telah memasuki agenda mendengarkan saksi ahli yang meringankan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.