Rabu, 19 Desember 2018

Soal Penggeledahan Sel Ratna Sarumpaet, Ini Kata Polda Metro Jaya

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivis Ratna Sarumpaet mengenakan rompi tahanan setelah menjalani pemeriksaan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 5 Oktober 2018. Ratna Sarumpaet, tersangka penyebaran berita bohong atau <i>hoax</i> tentang penganiayaan dirinya, resmi menjadi tahanan Polda Metro Jaya hingga 20 hari. ANTARA FOTO/Reno Esnir

    Aktivis Ratna Sarumpaet mengenakan rompi tahanan setelah menjalani pemeriksaan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 5 Oktober 2018. Ratna Sarumpaet, tersangka penyebaran berita bohong atau hoax tentang penganiayaan dirinya, resmi menjadi tahanan Polda Metro Jaya hingga 20 hari. ANTARA FOTO/Reno Esnir

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono bicara soal penggeledahan sel tersangka kasus hoax, aktivis Ratna Sarumpaet di rumah tahanan Polda Metro.

    Disebutkan Argo, penggeledahan pada Ahad, 7 Oktober 2018 lalu merupakan kegiatan rutin. “Operasi di dalam sel saja itu, biasa. Tidak khusus hanya sel Bu Ratna Sarumpaet,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Selasa, 9 Oktober 2018.

    Baca : Polisi Akan Periksa Dokter Operasi Plastik Ratna Sarumpaet Soal...

    Argo pun membantah penggeledahan dilakukan setelah muncul isu kalau Ratna mengunggah cuitan lewat akun media sosial Twitter pribadinya pascaditahan. Ia menyebut penggeledahan sudah sesuai dengan standar operasi rumah tahanan.

    “Kemarin-kemarin semua sudah kami lakukan (penggeledahan). Itu adalah SOP dari Dir Tahti,” ucap dia.

    Sebelumnya, kepada Tempo, kuasa hukum Ratna Sarumpaet, Desmihardi, mengatakan polisi sempat menggeledah sel tahanan kliennya pada Ahad malam. Penggeledahan dilakukan setelah muncul isu Ratna mengunggah cuitan dari dalam tahanan.

    Menurut Desmihardi, ia mendapatkan cerita itu saat mengunjungi Ratna Sarumpaet bersama tim kuasa hukum lainnya sekitar pukul 13.00 WIB Senin kemarin.

    “Jangankan nge-tweet, handphone aja tidak boleh masuk karena di situ (rutan Polda Metro Jaya) semua steril," tutur dia.

    Polisi menahan Ratna Sarumpaet setelah menetapkannya sebagi tersangka dalam kasus kebohongan yang ia sampaikan. Ratna mengatakan dirinya dianiaya oleh beberapa orang dekat Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, pada 21 September 2018.

    Simak pula :
    Pengakuan Tersangka Muncikari Prostitusi di Apartemen di Bekasi

    Belakangan, setelah polisi membongkar kronologi keberadaanya pada tanggal-tanggal tersebut, Ratna Sarumpaet membuka kedoknya sendiri. Ternyata wajah yang lebam bukan akibat penganiayaan, melainkan pasca operasi plastik di salah satu rumah sakit di Jakarta Pusat.

    Polisi kemudian menangkap Ratna Sarumpaet di Bandar Udara Soekarno - Hatta pada Kamis, 4 Oktober 2018 malam. Saat itu ia akan pergi ke Santiago, Cile, untuk menghadiri undangan konferensi perempuan penulis naskah drama sedunia. Hingga saat ini, wanita berusia 69 tahun itu masih ditahan di rumah tahanan Polda Metro Jaya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Baru OK Otrip, Jak Lingko Beroperasi 1 Oktober 2018

    Pemerintah DKI Jakarta meluncurkan transportasi massal terintegrasi, Jak Lingko pada 1 Oktober 2018. Jak Lingko adalah rebranding OK Otrip.