Amien Rais Diperiksa Kasus Hoax, Ini Pergerakan Massa Pengawalnya

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais (kedua kiri) bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (ketiga kanan), bertemu dengan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab. Istimewa

    Ketua Dewan Pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais (kedua kiri) bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (ketiga kanan), bertemu dengan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab. Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais dijadwalkan menjalani pemeriksaan terkait hoax Ratna Sarumpaet di Polda Metro Jaya, Rabu 10 Oktober 2018. Amien Rais rencananya akan 'ditemani' 500 orang pendukungnya 

    Baca juga: Polisi Tak Persoalkan Amien Rais Bawa Massa Saat Diperiksa Besok

    Menurut Ketua Persaudaraan Alumni atau PA 212, Slamet Maarif, setidaknya 500 orang akan mengawal pemeriksaan Amien Rais. Menurut dia, sejumlah organisasi masyarakat atau ormas juga akan bergabung dalam aksi itu.

    “Massa akan berkumpul pukul 08.00 di Masjid Al-Munawar, Pancoran, Jakarta Selatan,” kata Slamet. Setelah itu, massa akan salat Dhuha bersama, kemudian berangkat bersama Amien Rais menuju Polda Metro Jaya.

    Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mempersilahkan Amies Rais membawa pengawal. Namun dia mengingatkan, massa dalam jumlah besar tidak akan dibolehkan masuk ke area Polda Metro Jaya.

    Baca juga: Usai Diperiksa, Dokter Operasi Plastik Ratna Sarumpaet Bungkam

    Mereka akan diarahkan untuk menunggu di luar kawasan Polda Metro Jaya, tepatnya di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. “Yang boleh masuk hanya Pak Amien dan pengacaranya,” ujar Argo di Polda Metro Jaya, Selasa sore 9 Oktober 2018.

    Menurut Argo, perwakilan massa pengawal Amien Rais telah menyampaikan surat pemberitahuan akan aksi tersebut kepada bagian intelejen Polda Metro Jaya. Menjawab surat itu, Argo menambahkan, Polda Metro Jaya tengah menyusun personel untuk mengawal para pengawal tersebut. 

    .


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.