Senin, 15 Oktober 2018

Penyerapan APBD DKI Rendah, Ketua DPRD Meniru Ketegasan Ahok

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi saat mengunjungi Kali Sentiong atau Kali Item di Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Rabu, 1 Agustus 2018. TEMPO/Adam Prireza

    Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi saat mengunjungi Kali Sentiong atau Kali Item di Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Rabu, 1 Agustus 2018. TEMPO/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta -Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi meminta Sekretaris Daerah DKI Saefullah memecat satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang penyerapan anggarannya (APBD DKI) rendah.

    Prasetyo meniru perkataan bekas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang kini mendekam di tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

    Baca : Temukan Penyebab Penyerapan APBD DKI Rendah, Sekda Bingung

    "Bahasa saya pecat. Yang (suka memakai) istilah pecat kan sekarang ada di Mako Brimob. Sekarang saya yang gantiin di DPRD," kata Prasetyo saat rapat badan anggaran di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu, 10 Oktober 2018.

    Seperti diketahui, saat ini mantan Gubernur DKI Jakarta Ahok berada di dalam sel Mako Brimob. Dia harus menjalani hukuman penjara selama dua tahun. Ahok divonis bersalah sehubungan dengan kasus ujaran kebencian.

    Prasetyo melanjutkan, maksud perkataannya itu agar pemerintahan Ibu Kota yang sudah berjalan baik tetap berlanjut. Sayangnya, Prasetyo menilai, SKPD saat ini tak bekerja sungguh-sungguh. Hal itu tampak dari rendahnya penyerapan anggaran 2018.


    Simak juga :

    Cerita Penghuni Apartemen Center Point Resah Efek Ada Prostitusi

    Dia mencontohkan, pemerintah kota Jakarta Barat yang belum merealisasikan anggaran tahun ini. Pemkot Jakarta Barat memiliki jatah Rp 65 miliar untuk pembangunan dan pengadaan lahan kantor lurah di Jembatan Besi serta Jembatan Lima. Hingga 1 Oktober 2018, Pemkot Jakarta Barat tak memberikan progres pembangunan.

    "Saya tidak mau dengar lagi seperti Wali Kota Jakarta Barat. Dikasih uang bangun lurah dibilang tidak bisa. Iki piye pak?" ujar Prasetyo soal rendahnya serapan APBD DKI 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Citra serta Jurus Kampanye Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno

    Berlaga sebagai orang kedua, Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno melancarkan berbagai jurus kampanye, memerak citra mereka, dan menyambangi banyak kalangan.