Sabtu, 20 Oktober 2018

Peraturan Daerah Soal PD Pasar Jaya Disahkan DPRD, Apa Isinya?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kondisi kotor dan kumuh Pasar Petojo Enclek di Jalan Suryo Pranoto Gg I, Petojo Selatan, Jakarta, 5 Februari 2016. Untuk terus meningkatkan kualitas pasar tradisional, PD Pasar Jaya terus melakukan peremajaan atau renovasi pasar-pasar tradisional. TEMPO/Subekti.

    Kondisi kotor dan kumuh Pasar Petojo Enclek di Jalan Suryo Pranoto Gg I, Petojo Selatan, Jakarta, 5 Februari 2016. Untuk terus meningkatkan kualitas pasar tradisional, PD Pasar Jaya terus melakukan peremajaan atau renovasi pasar-pasar tradisional. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD DKI Jakarta sepakat mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang pengelolaan dan pengembangan usaha Perusahaan Umum Daerah disingkat PD Pasar Jaya menjadi Perda, pada Rabu 10 Oktober 2018.

    "Dewan telah menyetujui pengelolaan dan pengembangan usaha Pasar Jaya untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah," kata Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi di ruang rapat paripurna, Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu, 10 Oktober 2018.

    Baca : Anies Baswedan Ingin Legalkan Becak, DPRD: Mana Kajiannya?

    Rapat dipimpin oleh Prasetyo dan dihadiri Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan. Dalam rapat itu, anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD DKI, Yuke Yurike, membacakan rangkuman isi raperda pengelolaan dan pengembangan perusahaan Pasar Jaya.

    Yuke memaparkan, isi raperda terdiri dari sembilan bab dan 24 pasal. Isinya mengatur, Pasar Jaya menyusun rencana pengembangan pasar berdasarkan kebutuhan pengembangan perusahaan yang sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi DKI Jakarta 2017-2022. Pasar Jaya juga berperan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dan stabilisator harga pangan di daerah.

    Setelah Yuke membacakan isi raperda, Prasetio meminta persetujuan anggota dewan yang menghadiri rapat. Para anggota dewan serentak merespons setuju atas raperda tersebut. Prasetio pun mengetuk palu sidang.

    Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Peraturan Daerah tentang pengelolaan dan pengembangan usaha Perusahaan Umum Daerah Pasar Jaya. "Dengan disetujuinya, maka peraturan daerah dimaksud akan diserahkan kepada Gubernur DKI," ujar Prasetyo.

    Simak pula :
    Becak Akan Dilegalkan Lagi di Jakarta, Ini Perda yang Diotak-atik

    Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyatakan, pemerintah provinsi DKI Jakarta memiliki landasan hukum yang kuat untuk menjaga eksistensi pasar tradisional setelah pengesahan raperda itu. Dengan begitu, pasar tradisional juga dapat bertumbuh mengikuti pedagang pasar modern.

    "Ini juga menjamin kelancaran distribusi barang terutama kebutuhan pokok dan lainnya," ucap Anies tentang Peraturan Daerah PD Pasar Jaya tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Kematian 10 Penentang Presiden Rusia Vladimir Putin

    Inilah 10 orang yang melontarkan kritik kepada Presiden Vladimir Putin, penguasa Rusia. Berkaitan atau tidak, mereka kemudian meregang nyawa.