Selasa, 16 Oktober 2018

5 Fakta Rebutan Kursi Wagub DKI Antara PKS dan Gerindra

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) dan Sandiaga Uno (kiri) menunjukkan surat pengunduran diri Sandiaga sebagai Wagub DKI Jakarta di Balai Kota, Jakarta, Jumat, 10 Agustus 2018. Sandiaga resmi mundur dari jabatan Wakil Gubernur DKI untuk menjadi calon wakil presiden, mendampingi calon presiden Prabowo Subianto dalam pilpres 2019. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) dan Sandiaga Uno (kiri) menunjukkan surat pengunduran diri Sandiaga sebagai Wagub DKI Jakarta di Balai Kota, Jakarta, Jumat, 10 Agustus 2018. Sandiaga resmi mundur dari jabatan Wakil Gubernur DKI untuk menjadi calon wakil presiden, mendampingi calon presiden Prabowo Subianto dalam pilpres 2019. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    1.  Munculnya Nama Muhammad Taufik

    Pada 13 September 2018, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta dari Partai Gerindra, Muhammad Taufik, mengklaim dirinya telah diusung oleh Dewan Pimpinan Wilayah Gerindra DKI Jakarta sebagai calon Wakil Gubernur DKI Jakarta.

    Taufik memastikan dirinya satu-satunya nama yang diajukan oleh DPW Gerindra DKI Jakarta untuk mengisi jabatan tersebut dan tinggal menunggu persetujuan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

    Munculnya nama Muhammad Taufik bukan tanpa kontroversi. Taufik memiliki rekam jejak sebagai mantan narapidana kasus korupsi. Ia dinyatakan bersalah, karena saat menjabat sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta 2004, ia terbukti korupsi pengadaan alat peraga pemilu 2004. Akibat perbuatannya itu, negara merugi sebesar Rp 488 juta. Taufik lalu dipenjara selama 18 bulan sejak 27 April 2005.

     Baca juga: Wagub DKI Jakarta, Anies Baswedan Akan Pilih Ahmad Syaikhu?

    2. PKS Minta Muhammad Taufik Tak Maju di Bursa Cawagub DKI

    PKS meminta Taufik tidak mengajukan diri sebagai calon Wakil Gubernur atau Cawagub DKI Jakarta. Ketua Fraksi PKS DPRD DKI, Abdurrahman Suhaimi, mengatakan PKS dan Gerindra seharusnya sepakat mengajukan calon tunggal pengganti Sandiaga Uno.

    “Saya berharapnya sih Gerindra dan PKS satu saja sudah, Pak Taufik enggak usah maju,” kata Suhaimi ketika dihubungi Senin, 17 September 2018.

    Menurut Suhaimi, Gerindra seharusnya legowo untuk jabatan Cawagub DKI itu. Sebab PKS telah bekorban untuk tujuan yang lebih besar, yaitu Indonesia maju dan makmur. Sehingga demi tujuan besar itu, Prabowo Subianto –  Sandiaga Uno yang maju dalam Pilpres 2019, yang mana keduanya merupakan politikus Gerindra.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    David Platt di FIFA 1993 hingga Cristiano Ronaldo di FIFA 19

    Inilah deretan cover permainan EA Sport FIFA 1993 yang bersampul David Platt hingga FIFA 19 yang dibungkus gambar Cristiano Ronaldo.