Minggu, 16 Desember 2018

5 Fakta Rebutan Kursi Wagub DKI Antara PKS dan Gerindra

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) dan Sandiaga Uno (kiri) menunjukkan surat pengunduran diri Sandiaga sebagai Wagub DKI Jakarta di Balai Kota, Jakarta, Jumat, 10 Agustus 2018. Sandiaga resmi mundur dari jabatan Wakil Gubernur DKI untuk menjadi calon wakil presiden, mendampingi calon presiden Prabowo Subianto dalam pilpres 2019. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) dan Sandiaga Uno (kiri) menunjukkan surat pengunduran diri Sandiaga sebagai Wagub DKI Jakarta di Balai Kota, Jakarta, Jumat, 10 Agustus 2018. Sandiaga resmi mundur dari jabatan Wakil Gubernur DKI untuk menjadi calon wakil presiden, mendampingi calon presiden Prabowo Subianto dalam pilpres 2019. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    3. Muncul Nama Sara Djojohadikusumo, Keponakan Prabowo

    Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Andre Rosiade mengatakan selain Muhammad Taufik, nama Sara Djojohadikusumo menjadi sosok yang diwacanakan partai Gerindra masuk dalam bursa Cawagub DKI.

    Sara saat ini menjadi anggota DPR di Komisi VIII yang membidangi urusan agama, sosial, dan  pemberdayaan perempuan.  Dia adalah anak kedua Hashim Djojohadikusumo, adik Prabowo Subianto.

    Sara Djojohadikusumo mengaku mendapat dukungan dari sejumlah rekannya di DPP Gerindra untuk maju sebagai Wagub DKI Jakarta. Sara yang juga merupakan seorang artis itu mengatakan, dukungan tersebut muncul sekitar pertengahan bulan September 2018.

    "Saya menjelaskan ke teman-teman di DPP, saya gak punya ambisi untuk posisi dan jabatan, tapi kalau memang amanat dan mandat, saya tentunya harus mempersiapkan dirilah, untuk mengabdi," kata Sara.

    Simak juga: Sara Djojohadikusumo Jadi Wagub DKI? Ini Profil Keponakan Prabowo

    4. PKS Pastikan Dua Nama yang Diajukan Jadi Cawagub

    Presiden PKS Sohibul Iman mengatakan partainya akan mengusung dua nama sebagai Cawagub DKI Jakarta, yakni Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu dan Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah PKS DKI Jakarta Agung Yulianto.

    Meskipun sudah ada dua nama pasti yang diusung, Penasehat Fraksi PKS di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Triwisaksana menyatakan ada masalah komunikasi antar dua partai terkait bursa calon Wagub DKI Jakarta.

    "Ya tidak gampang ternyata komunikasinya. Jadi butuh waktu," kata dia menjelaskan alasan mengapa pemilihan wagub cukup lama.

    Ditemui di waktu yang berbeda, Muhammad Taufik tak menghiraukan dua nama dari PKS tersebut. ia juga mengatakan Gerindra tak menyertakan nama Sara dalam bursa Cawagub DKI Jakarta, menurut dia, berdasarkan hasil rapat pimpinan DPD, DPC, PAC Gerindra se-DKI beberapa waktu lalu, sudah sepakat menyorongkan hanya ia seorang yang akan diusung menggantikan Sandiaga Uno.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".