Selasa, 20 November 2018

Giliran Kereta Bandara Alami Vandalisme

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kereta Bandara Soekarno-Hatta yang kembali beroperasi melintasi terowongan longsor yang belum diperbaiki, Jumat 9 Februari 2018. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    Kereta Bandara Soekarno-Hatta yang kembali beroperasi melintasi terowongan longsor yang belum diperbaiki, Jumat 9 Februari 2018. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    Jakarta – Belum juga terungkap pelaku aksi vandalisme di kereta MRT Jakarta, aksi yang sama kembali terjadi. Kali ini, Kereta Bandara milik PT Railink menjadi korbannya.

    Baca:
    Pelaku Vandalisme Kereta MRT Diduga Orang Asing, Ini Kata Polisi

    Juru bicara PT Railink, Diah Suryandari, mengungkapkan bahwa corat-coret diketahui Rabu malam, 11 Oktober 2018. “Kami menyayangkan sekali,” kata Diah kepada Tempo, Kamis 11 Oktober 2018.

    Berdasarkan foto yang diunggah oleh akun Instagram @drama.kereta, vandalisme berupa grafiti bertulisan MST. Tulisan yang didominasi biru itu dibuat sebagian besar di badan kereta namun ada pula menyentuh bagian pintu.

    Diah belum bisa memberi keterangan lebih detil selain membenarkan adanya vandalisme itu dan telah membersihkannya. Foto disertai keterangan kereta bernomor 3 K1 1 17 45 dan lokasi Stasiun Duri. “Lagi kami konfirmasi antara Duri atau lagi stabling di Stasiun Manggarai,” kata Diah.

    Baca:
    Setelah Vandalisme, 14 CCTV Baru Awasi Kereta di Depo MRT

    PT Railink, Diah menambahkan, akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan aksi vandalisme itu ke kepolisian. “Biar ada efek jera,” katanya.

    Diah juga menerangkan bahwa vandalisme pernah dialami sebelumnya. Bedanya, coretan mengotori dinding stasiun, tepatnya Stasiun Sudirman.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Sisi Gelap Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman

    Kasus pembunuhan Jamal Khasoggi yang diduga dilakukan oleh Kerajaan Arab Saudi membuat dunia menyorot empat sisi gelap Mohammed bin Salman.