Selasa, 23 Oktober 2018

Anies Baswedan Resmikan Program Rumah DP Nol Jadi SAMAWA

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meresmikan program rumah dengan DP Nol dengan nama SAMAWA di Klapa Village, Jakarta Timur, Jumat, 12 Oktober 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meresmikan program rumah dengan DP Nol dengan nama SAMAWA di Klapa Village, Jakarta Timur, Jumat, 12 Oktober 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan nama baru untuk program rumah murah yang dijanjikannya sejak kampanye pilkada lalu. Bersama Sandiaga Uno, program itu sudah bergulir dengan nama Program Rumah DP Nol Rupiah, tapi kini diresmikannya sebagai Solusi Rumah Warga atau SAMAWA. 

    Baca berita sebelumnya:
    Anies Baswedan Terbitkan Pergub Atur SAMAWA, Ini Isinya

    Peresmian nama itu dilakukan Anies Baswedan di lokasi proyek rumah DP nol rupiah di Klapa Village, Jakarta Timur. “Lokasi ini akan menjadi tempat, yang Insya Allah, hunian awal bagi program rumah DP nol rupiah di Jakarta,” ujar Anies, Jumat, 12 Oktober 2018.

    Menurutnya, semua program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus memiliki makna. Karena itu, dia memilih nama SAMAWA, yang juga akronim dari sakinah, mawaddah, warahmah, yang berarti damai, tenang, tentram dalam rajut cinta serta kasih sayang sejuk abadi.

    Baca juga: Anies Baswedan Sebut OK OTrip Nama yang Tak Punya Makna

    Peresmian nama itu ia ditandai dengan menabuh beduk dan diiringi tabuhan rebana. Seusai peluncuran hari ini, Anies Baswedan menerangkan, masyarakat bisa mulai memesan unit di rumah susun sederhana hak milik (rusunami) itu per 1 November 2018. 

    Unit-unit rumah murah itu mulai dibangun Perusahaan Daerah Pembangun Sarana Jaya sejak Januari 2018. Rusunami dibangun di atas tanah 1,5 hektare, dan ditargetkan rampung pada Juli 2019. 

    Baca juga: Ketua DPRD Tolak Bahas Perda Atur Becak, Anies Baswedan Santai

    Dari pantauan Tempo di lokasi, baru satu menara atau tower empat lantai yang tengah dibangun kontraktor. Sedangkan tiga tower lain belum terlihat konstruksi dasarnya.

    Pelaksana tugas Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman DKI Jakarta, Meli Budiastuti, mengatakan hunian vertikal itu akan terbagi menjadi dua tipe, yakni tipe 21 dan 36. "Jumlahnya ada 780 unit," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Laporan Sementara Dampak Gempa Palu per 20 Oktober 2018

    Laporan sementara dampak Gempa Palu per daerah tingkat II pasca gempa dan tsunami Sulawesi tengah di lima sektor sampai 20 Oktober 2018.