Tiga Hari Lolos, Jaring Perangkap Buaya di Mangga Dua Tak Efektif

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Proses penangkapan buaya di kali Grogol oleh tim BKSDA dan Damkar. Jum'at, 29 Juni 2018. Tempo/ Fikri Arigi

    Proses penangkapan buaya di kali Grogol oleh tim BKSDA dan Damkar. Jum'at, 29 Juni 2018. Tempo/ Fikri Arigi

     

    TEMPO.CO, Jakarta –  Kepala Seksi Konservasi Wilayah III Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jakarta Ida Herwati, mengatakan jaring untuk mengangkap buaya yang pernah terlihat di jembatan Mangga Dua Square, Jakarta Utara telah ditarik.

    "Karena selama tiga hari dipasang belum efektif," kata Ida kepada Tempo, Jumat, 12 Oktober 2018.

    Baca juga: Buaya Lagi di Sungai Jakarta, Sekarang Dekat Mal Mangga Dua

    Penampakan dua ekor buaya di Jembatan Mangga Dua Square terlihat pertama kali Senin lalu. Menurut Ida, buaya itu berukuran dibawah satu meter.

    Ida menjelaskan, jaring tersebut tidak mampu menutup seluruh wilayah tempat buaya bersarang. Lokasi tempat buaya itu bersarang berada di sungai dengan kedalam air dua meter dan satu meter lumpur, serta memiliki luas lebar 30 meter.

    Selain jaring, Ida mengatakan, BKSDA juga telah mencoba metode lain untuk menangkap buaya. Di antaranya memancing buaya menggunakan daging ayam dan memasang umpan pada jaring.

    "Tapi belum membuahkan hasil,"  katanya.

    Dengan berbagai alasan tersebut, BKSDA telah menghentikan sementara pencarian buaya itu. Ida mengatakan pihaknya tengah mengkaji metode yang paling tepat untuk mengevakuasi buaya dalam sungai.

    Simak juga: Video Penampakan Buaya Viral, Pengelola Ancol Pasang Jaring

    Mengenai masalah keamanan, Ida berujar BKSDA telah memasang turap sehingga akses warga ke sungai dan akses buaya ke daratan terbatas. Dia menuturkan, BKSDA juga telah berkoordinasi dengan Kelurahan Pademangan Barat, PPSU, dan UPK Badan Air serta warga sekitar tentang keberadaan buaya.

    "Melalui pengurus masjid setempat telah dititipkan informasi agar masy terutama anak-anak berhati-hati jika bermain di sekitar sungai," katanya menjelaskan soal buaya di jembatan Mangga Dua Square.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.