Minggu, 16 Desember 2018

'Perjuangan' Difabel Menonton Penutupan Asian Para Games 2018

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyandang disabilitas memasuki Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 13 Oktober 2018. Mereka datang untuk menonton penutupan Asian Para Games 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Penyandang disabilitas memasuki Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 13 Oktober 2018. Mereka datang untuk menonton penutupan Asian Para Games 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa penyandang disabilitas yang ingin menonton pesta penutupan Asian Para Games 2018 kecewa dengan pelayanan panitia penyelenggara atau INAPGOC. Mereka mengaku kesulitan masuk kawasan Gelora Bung Karno atau GBK Senayan dan mencapai lokasi pesta penutupan di Stadion Madya.

    Baca:
    Penutupan Asian Para Games 2018, Pembeli Tiket Festival Melonjak

    “Saya dioper-oper dari pintu satu sampai enam, akhirnya saya maksa masuk lewat pintu VVIP," ujar Amirudin, seorang penyandang disabilitas dari komunitas Difabel Nusantara di kawasan GBK Senayan, Sabtu 13 Oktober 2018.

    Amirudin datang bersama tiga temannya yang juga penyandang disabilitas. Amirudin, yang merupakan penyandang tuna daksa, mengendarai sepeda motor roda tiga yang sudah dimodifikasi.

    Saat ia dan teman-temannya tiba di GBK, Amirudin merasa dipersulit masuk ke kawasan tersebut. "Ini kan acara disabilitas, kok dipersulit," ujar dia dan temannya tersebut tanpa menyebut detil urusan yang dipersulit itu.

    Baca juga:

    Kisah Augie Afantinus Gara-gara Calo Tiket Asian Para Games 2018, Ini Kata Polisi

    Agus Wahyono, seorang penyandang disabilitas mengeluhkan hal berbeda. Menurut dia, lokasi pesta penutupan di Stadion Madya terlalu jauh dari pintu masuk kawasan GBK. “Tadi naik bus Transjakarta buat ke dalam, tapi tetap kejauhan menuju venue untuk pengguna kursi roda seperti saya,” ujar Agus.

    Meskipun begitu, Agus mengapresiasi keberadaan bus Transjakarta low deck dan becak roda tiga yang pengemudinya disabilitas. Selain itu, menurut dia keberadaan mobil caddy juga cukup memudahkan para penyandang disabilitas lain menonton penutupan Asian Para Games 2018.

    Baca: Atletik Indonesia Pecahkan 3 Rekor Asia di Asian Para Games 2018


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".