Kecelakaan Motor di Sunter, Polisi Kesulitan Ungkap Dugaan Begal

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi begal motor. TEMPO/Iqbal Lubis

    Ilustrasi begal motor. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Jakarta -Polisi kesulitan mengungkap apakah telah terjadi aksi begal dalam kasus kecelakaan pemotor yang menewaskan seorang penumpangnya di Jalan Danau Sunter Selatan, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

    Kepala kepolisian Sektor Tanjung Priok Komisaris Suprianto mengatakan sejumlah saksi telah diperiksa, namun hasilnya nihil.

    Baca :

    Pemotor Jatuh dan Tewas di Sunter, Kasus Penjambretan Maut Lagi?

    Tabrak Trotoar, Pemotor Jatuh dan Tewas Lalu Dibegal

    "Kami sudah tanyakan ke tukang jala, tukang jual es kelapa, semuanya bilang tidak tahu. Tahunya ketika sudah ramai saja," tutur dia ketika dihubungi pada Ahad, 14 oktober 2018. Selain itu, kata dia, tidak ada kamera pengintai atau CCTV di area kecelakaan.

    Peristiwa itu terjadi sekitar Pukul 07.50 WIB di pinggir danau tidak jauh di seberang Masjid Ramli Musofa, Jalan Danau Sunter Selatan. Korban terdiri dari Wiwi Lestari Cahyadi, si pemotor, dan keponakannya, Jesika, yang berusia remaja sebagai penumpang.

    Saat itu keduanya yang menunggangi motor jenis Yamaha Mio M3 sedang mengarah ke Kemayoran dari Kelapa Gading. Suprianto menyebutkan, Wiwi merasa motornya miring ke kanan kemudian berusaha menyeimbangkan ke arah kiri, namun akhirnya menabrak trotoar dan terjatuh bersama Jesika.

    Setelah kecelakaan, Wiwi menyadari tas berisi dua handphone dan dompet berisikan KTP dan dua kartu ATMnya hilang. Saat ini, kata Suprianto, polisi akan fokus untuk mencari keberadaan dua handphone milik Wiwi terlebih dahulu. Sementara itu, Wiwi yang saat ini sedang menjalani pengobatan di RS Mitra Keluarga Kemayoran, Jakarta Pusat, belum dapat dimintai keterangan.

    Simak juga :
    Alasan DKI Potong Durasi Ganjil Genap Tak Lagi 15 Jam Penuh Mulai Besok

    "Kalau sudah ketemu (Handphone Wiwi) kan sudah ada titik terang. Masik kami lidik hingga saat ini," ujar Suprianto.

    Kemungkinan begal di balik kecelakaan Wiwi dan Jesika mengingatkan pada kasus tewasnya Warsilah, 37, di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada 1 Juli 2018. Saat itu Warsilah jatuh dari sepeda motor ojek online yang sedang ditumpanginya setelah tasnya dijambret pengendara motor lain. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Poin Revisi UU KPK yang Disahkan DPR

    Tempo mencatat tujuh poin yang disepakati dalam rapat Revisi Undang-undang Nomor 30 tahun 2002 atau Revisi UU KPK pada 17 September 2019.