Viral Sopir Grab Cium Penumpang, Fakta: Pengawasan Lemah

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Pelecehan Seksual. sfgate.com

    Ilustrasi Pelecehan Seksual. sfgate.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Forum Warga Kota Jakarta (Fakta) Azas Tigor Nainggolan mengatakan kasus sopir Grab diduga mencium penumpang terjadi karena pengawasan yang lemah. Menurut Azas, selama ini pengawasan pemerintah terhadap aplikator penyedia jasa transportasi online itu nyaris tidak ada.

    Baca: Dihujat Netizen, Grab Klarifikasi Mediasi Sopir Cium Penumpang

    "Selama ini seolah pemerintah tidak bisa menjamah aplikator transportasi online. Apalagi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017 dicabut oleh Mahkamah Agung," kata Tigor dihubungi di Jakarta, Minggu 14 Oktober 2018.

    Kendati sudah banyak kasus kejahatan yang menimpa pengguna taksi daring, penyelesaian masalah keamanan dan jaminan perlindungan hukum pengguna taksi daring belum ada.

    Tigor menilai pemerintah seakan kehilangan wibawa di hadapan aplikator transportasi daring dan seolah membiarkan masalah dalam praktik taksi online.

    "Pemerintah belum juga bersikap dan menunjukkan upaya untuk menyelesaikan faktor keamanan taksi online yang lemah. Pemerintah seolah tidak berani menindak tegas aplikator yang mitra atau pengemudinya melakukan kejahatan," tuturnya.

    Baca: Viral Sopir Cium Penumpang Perempuan, Ini Tanggapan Grab

    Menurut Tigor, pemerintah perlu mengambil sikap tegas terhadap aplikator transportasi online karena mereka yang merekrut dan mengoperasikan para pengemudi. "Akibatnya pengguna dirugikan terus menerus karena tidak ada standar pelayanan minimum, pengawasan serta penegakan aturan terhadap taksi daring dari pemerintah," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peta Bencana Sejumlah Sudut Banjir Jakarta di Akhir Februari 2020

    Jakarta dilanda hujan sejak dini hari Rabu, 25 Februari 2020. PetaBencana.id melansir sejumlah sudut yang digenangi banjir Jakarta hingga pukul 15.00.