Polisi Periksa Pelapor Kasus Roy Suryo Terkait Barang Kemenpora

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua DPP Partai Demokrat Roy Suryo setelah diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu 4 Februari 2017. Tempo / Arkhelaus

    Wakil Ketua DPP Partai Demokrat Roy Suryo setelah diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu 4 Februari 2017. Tempo / Arkhelaus

    TEMPO.CO, Jakarta - Frits Brami Daniel memenuhi panggilan Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan terkait dengan pengaduannya mengenai barang milik negara yang diduga dikuasai mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo.

    “Pemeriksaan berjalan lancar. Saya mengharapkan bahwa yang bersangkutan, Roy Suryo, bisa dapat ditetapkan sebagai tersangka secepatnya," kata Frits di Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin petang, 15 Oktober 2018.

    Baca juga: Begini Kronologi Permintaan Barang Negara ke Roy Suryo

    Frits mengaku tidak membuat laporan kepolisian, melainkan hanya membuat pengaduan yang merupakan hak dan kewajibannya sebagai warga negara. Atas surat aduannya itu, dilakukan pemanggilan untuk memberikan keterangan dan konfirmasi.

    "Ya, itu nanti saya serahkan ke penyidik untuk dilanjutkannya seperti apa. Saya hanya melakukannya sebagai warga negara" tutur Frits.

    Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Stefanus Michael Tamuntuan menyebutkan pihaknya menerima surat pengaduan dari Frits Brami Daniel.

    Kepolisian telah mempelajari surat pengaduan tersebut. Menurutnya, hal yang diadukan berkaitan dengan barang milik negara sehingga harus diproses dengan undang-undang dan dilimpahkan ke pihak berwajib.

    “Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga) ada di mana, di wilayah hukum mana, yang pasti Jakarta Selatan, berada di wilayah hukum Polres Jaksel,” katanya.

    Roy Suryo telah membantah surat Kementerian Pemuda dan Olahraga yang beredar luas di media sosial, yang menyebutnya belum mengembalikan 3.226 unit barang ketika menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

    “Padahal tidak sama sekali, dan saya duga dengan keras bahwa ini adalah fitnah,” ujar Roy dalam keterangannya pada 5 September 2018.

    Roy Suryo menduga ada pihak yang sengaja ingin menjatuhkan dirinya pada tahun politik melalui fitnah semacam ini. “Untuk menjatuhkan martabat dan nama baik saya di tahun politik ini,” ucapnya

    NADA ZEITALINI | UWD


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.