Tembakkan Pistol, Begal Motor Acungkan Jempol Usai Beraksi

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pencurian sepeda motor. dailyrecord.co.uk

    Ilustrasi pencurian sepeda motor. dailyrecord.co.uk

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan – Komplotan begal sepeda motor membuat geger warga sekitar SPBU Jalan Pahlawan Seribu, Serpong, Tangerang Selatan. Komplotan yang berbekal senjata api itu membawa kabur sebuah sepeda motor jenis Honda Beat tanpa ada yang bisa menghalangi di siang bolong, Selasa 16 Oktober 2018.

    Baca:
    Pemotor Jatuh dan Tewas di Sunter, Kasus Penjambretan Maut Lagi?
    Polisi Ringkus Begal Motor Modus Hipnotis di Jakarta Barat

    Martin, seorang pedagang minuman yang menyaksikan kejadian itu, mengisahkan bahwa kehebohan pembegalan sepeda motor itu diawali teriakan ‘maling, maling’dari dalam kompleks SPBU. Saat itu sekitar Pukul 13.00 WIB.

    “Saya kejar sampai ke depan, dan waktu saya mau ambil batu paving untuk lempar, dia nembakin pistol ke atas,” katanya ketika ditemui di lokasi kejadian, Selasa 16 Oktober 2018.

    Martin mengatakan sempat melihat komplotan terdiri dari empat orang sebagai terduga begal. Dia menyatakan tidak tahu persis kronologis awal pembegalan selain informasi bahwa motor yang dirampas adalah jenis Honda Beat milik pegawai SPBU.

    Baca juga:
    Angin Kencang dan Sambaran Petir di Bogor Sore Ini, Apa Kata BMKG

    Martin juga mengatakan, satu pelaku yang meletuskan senjata api memamerkan senjatanya itu sembari mengacungkan satu jempol. “Yang mengacungkan jempol sama senjata api pakai topi di balik, tidak pakai helm,” katanya.

    Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Alexander Yurikho mengatakan belum mengetahui peristiwa tersebut ketika dihubungi Senin sore. “Sebentar ya ku konfirmasi,” katanya lewat aplikasi percakapan di handphone.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Skenario Satu Arah Pada Arus Mudik 2019 di Tol Jakarta - Cikampek

    Penerapan satu arah ini dilakukan untuk melancarkan arus lalu lintas mudik 2019 dengan memanfaatkan jalur A dan jalur B jalan Tol Jakarta - Cikampek.