Satu Tahun Anies Baswedan, Ini Catatan dari Ketua DPRD DKI

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) memukul beduk sebagai tanda peresmian rumah DP nol rupiah di kawasan Klapa Village, Pondok Kelapa, Jakarta, 12 Oktober 2018. Rusunami DP 0 rupiah ini terdiri atas 780 unit. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) memukul beduk sebagai tanda peresmian rumah DP nol rupiah di kawasan Klapa Village, Pondok Kelapa, Jakarta, 12 Oktober 2018. Rusunami DP 0 rupiah ini terdiri atas 780 unit. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi tak puas dengan kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan selama setahun pertama. Prasetio menyebut, Anies menggarap program yang tak perlu selama satu tahun menjabat.

    Baca: Setahun Jadi DKI 1, Anies Baswedan Sebut Apa Tantangan Terbesarnya

    "Kalau masalah puas tidak puas, secara global kita belum puas," kata Prasetio di rumah dinasnya, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 16 Oktober 2018.

    Program itu misalnya proyek jembatan multiguna alias skybridge Tanah Abang. Menurut politikus PDIP ini, estetika proyek skybridge tidak layak untuk Jakarta. Dia menyarankan Anies kembali memperbaiki persoalan Tanah Abang.

    Contoh lain adalah rencana merevisi peraturan daerah yang mengatur soal becak. Sebelumnya Prasetio menganggap, mengembalikan legalitas becak di Ibu Kota adalah sebuah langkah mundur. Sebab pekerjaan sebagai penarik becak dinilai tidak manusiawi.

    "Jadi banyak hal terobosan pak Anies yang sebetulnya tidak perlu ya," ujar Prasetio.

    Anies, ucap dia, mungkin masih beradaptasi memimpin Jakarta. Karena itu, seharusnya Anies mengajak anggota dewan berdiskusi seputar birokrasi di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Hal itu mengingat anggota dewan telah menjabat sejak 2014.

    "Kita lebih dulu menjadi anggota dewan daripada pak Anies yang sekarang masih menjadi gubernur," katanya.

    Namun penilaian berbeda disampaikan Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik yang mengapresiasi langkah yang dibuat Anies untuk menuntaskan janji kampanyenya. Janji itu seperti membangun rumah hunian dengan uang muka atau down payment (DP) nol rupiah, realisasi One Kecamatan One Center for Enterpreneurship (OK-OCE), dan berpihak pada rakyat kecil soal reklamasi.

    "Banyak lagi yang perlu diapresiasi," kata Taufik, yang juga Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta.

    Baca: Jatibaru Dibuka, Sopir Angkot ke Anies: Jangan Macem-macem Lagi

    Tanggal 16 Oktober 2018 genap satu tahun kepemimpinan Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta. Dia dan Sandiaga Uno memenangkan pemilihan kepala daerah DKI Jakarta 2017 lalu. Pasangan Anies-Sandiaga dilantik dan resmi menjabat 16 Oktober 2017.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.