Djarot Ingatkan Jangan Lama Jomblo, Anies: Berkaca Dulu

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Djarot Saiful Hidayat berbincang dengan pasangan Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3 Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dalam debat Pilkada DKI Jakarta putaran kedua di Hotel Bidakara, Jakarta, 12 April 2017. Debat kali ini bertemakan 'Dari Masyarakat Untuk Jakarta' serta adanya pertanyaan dari berbagai komuitas yang diundang oleh KPU DKI Jakarta. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Djarot Saiful Hidayat berbincang dengan pasangan Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3 Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dalam debat Pilkada DKI Jakarta putaran kedua di Hotel Bidakara, Jakarta, 12 April 2017. Debat kali ini bertemakan 'Dari Masyarakat Untuk Jakarta' serta adanya pertanyaan dari berbagai komuitas yang diundang oleh KPU DKI Jakarta. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan membalas komentar mantan Gubernur Djarot Saiful Hidayat yang menyarankan agar tidak terlalu lama “menjoblo” alias tidak didampingi wakil gubernur setelah ditinggal Sandiaga Uno yang menjadi calon wakil presiden.

    Baca juga: Proyek Meikarta, Deddy Mizwar: Jangan Main-main dengan Jawa Barat 

    "Pak Djarot berapa lama tidak ada wagub? Berkaca dulu sebelum komentar," kata Anies Baswedan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat, 19 Oktober 2018.

    Sebelumnya, Djarot mengucapkan selamat bekerja kepada Anies Baswedan yang telah genap satu tahun kepemimpinannya. Terhadap kursi wakil gubernur DKI Jakarta yang masih kosong hingga saat ini, Djarot berpesan agar Anies tak terlalu lama “menjomblo”.

    "Pesan saya untuk Pak Anies, selamat bekerja dan jangan lama-lama jomblo," ujar Djarot di Pusat Perfilman Usmar Ismail, Jakarta, Rabu malam, 17 Oktober 2018.

    Anies Baswedan tak didampingi sosok wakil gubernur sejak Agustus 2018. Sandiaga  Uno memutuskan mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam pemilihan calon presiden dan wakil presiden 2019.

    Baca juga: Soal Sampah Ibu Kota, Wali Kota Bekasi: Kami Bukan Pembantu DKI

    Sementara Djarot dilantik menjadi gubernur Jakarta pada 15 Juni. Sampai berakhir jabatannya pada Oktober 2017, Djarot juga “menjomblo” tanpa wakil gubernur. Djarot menggantikan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang mendekam di penjara karena divonis bersalah dalam kasus penodaan agama.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Skenario Satu Arah Pada Arus Mudik 2019 di Tol Jakarta - Cikampek

    Penerapan satu arah ini dilakukan untuk melancarkan arus lalu lintas mudik 2019 dengan memanfaatkan jalur A dan jalur B jalan Tol Jakarta - Cikampek.