Anies Targetkan ITF Sunter Kelola 2 Ribu Ton Sampah Per Hari

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sambutan saat peresmian rumah DP nol rupiah di kawasan Klapa Village, Pondok Kelapa, Jakarta, Jumat, 12 Oktober 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sambutan saat peresmian rumah DP nol rupiah di kawasan Klapa Village, Pondok Kelapa, Jakarta, Jumat, 12 Oktober 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan mempercepat pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah Intermediate Treatment Facility (ITF) di Sunter, Jakarta Utara. Fase pertama rencananya dimulai awal tahun depan. Pada fase pertama ini diharapkan bisa menampung dua ribu ton sampah per hari. “Total sampah di Jakarta  per hari antara 7-8 ribu ton,” kata Anies, Jumat, 19 Oktober 2017.

    Baca: Kisruh Sampah dengan Bekasi, Anies Segerakan Bangun ITF Sunter

    Keinginan Anies untuk mempercepat proyek ITF itu tidak lepas dari kisruh pengelolaan sampat dengan pemerintah Kota Bekasi. Kamis lalu, 51 truk sampah DKI dilarang masuk ke TPST Bantargebang oleh Dinas Perhubungan Kota Bekasi. 

    Anies tidak ingin masalah itu berulang-ulang terjadi. Dengan adanya ITF Sunter, dia berharap pengolahan sampah di Jakarta dapat tertangani dengan baik. "Sehingga masalah-masalah seperti ini (dengan Bekasi) tidak perlu terjadi," ujar Anies. 

    Baca berita sebelumnya:
    Setahun Anies Baswedan, Puluhan Truk Sampah DKI Distop di Bekasi

    Kepala Unit Pengelolaan Sampah Terpadu Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, pembangunan instalasi ITF diperkirakan selama tiga tahun. ITF dipilih karena dinilai lebih aman dan tidak mencemari lingkungan. Dia memastikan, emisi gas hasil pembakaran akan disesuaikan dengan standar minimal yang telah ditetapkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.