Dana Hibah untuk Bekasi Diduga Digunakan Program Ok Oce

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bekasi Tolak Talangi Dana Hibah Jakarta

    Bekasi Tolak Talangi Dana Hibah Jakarta

    TEMPO.CO, Bekasi - Pemerintah Kota Bekasi sudah mengajukan dana hibah kemitraan Rp 1,1 triliun kepada DKI Jakarta pada 2017. Seharusnya dana itu cair tahun ini. “Tapi dana hibah kemitraan itu tidak cair karena beberapa hal yang terjadi di DKI," kata Kepala Bidang Pengendalian dan Evaluasi Badan Perencanaan Pembangunan Kota Bekasi Marlina, Jumat, 19 Oktober 2018. 

    Baca: Kisruh Dana Hibah Sampah Kota Bekasi, Anies: Kami Sudah Membayar

    Menurut Marlina, dana hibah yang sudah dicairkan pemerintah DKI pada 2018 adalah hibah kompensasi Bantargebang senilai Rp 196 miliar. Itu pun jumlahnya tidak sesuai dengan yang diusulkan sebesar Rp 267 miliar.

    Marlina mengingat pemerintah DKI belum bisa mencairkan dana hibah kemitraan kepada Kota Bekasi karena berbenturan dengan program OK OCE, yang memang membutuhkan biaya besar. Apalagi membutuhkan banyak anggaran untuk persiapan Asian Games 2018. "Jadi, untuk membantu daerah mitra, tidak ada uangnya," ujarnya.

    Baca: Anies Hentikan Hibah Ahok, Bekasi Stop Truk Sampah DKI?

    Marlina mengatakan pihaknya tahun ini kembali mengajukan dana hibah, baik kemitraan maupun kompensasi, untuk 2019. Dia merinci dana kemitraan diusulkan hingga Rp 582 miliar, sedangkan dana hibah kompensasi Rp 426 miliar. Jika ditotal, nilainya mencapai Rp 1 triliun. "Kami sudah usulkan sejak Mei lalu," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.