Minggu, 18 November 2018

Hoax Ratna Sarumpaet, Alasan Polisi Tak Panggil Prabowo Bersaksi

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional Dahnil Anzar Simanjuntak, beserta tim suksesnya mengadakan konferensi pers terkait dugaan penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet di Jalan Kertanegara 4, Jakarta Selatan, Selasa malam, 2 Oktober 2018. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional Dahnil Anzar Simanjuntak, beserta tim suksesnya mengadakan konferensi pers terkait dugaan penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet di Jalan Kertanegara 4, Jakarta Selatan, Selasa malam, 2 Oktober 2018. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyidik Polda Metro Jaya belum mengagendakan pemanggilan Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto sebagai saksi kasus hoax Ratna Sarumpaet.

    Baca: Hoax Ratna Sarumpaet, Polisi Cecar Timses Prabowo 30 Pertanyaan

    Juru bicara Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan penyidik menganggap beberapa saksi yang diperiksa sudah cukup untuk  kasus hoax mantan juru kampanye timses Prabowo Subianto - Sandiaga Uno itu. Sehingga Prabowo tak perlu bersaksi, meski sempat menggelar konferensi pers tentang penganiayaan Ratna Sarumpaet pada 2 Oktober 2018.    

    "Sementara sudah cukup," kata Argo melalui pesan singkat, Jumat 19 Oktober 2018. 

    Menurut Argo, penyidik juga belum mempunyai rencana pemanggilan saksi lain untuk mengembangkan kasus penyebaran hoax Ratna Sarumpaet. "Belum ada," kata Argo.

    Ada beberapa saksi yang telah diperiksa polisi, antara lain dokter dan perawat Rumah Sakit Khusus Bina Estetika, tempat Ratna Sarumpaet melakukan operasi plastik. Plt Kadis Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Asiantoro juga ikut dimintai keterangan soal sponsor Ratna ke Cile.  

    Aktivis Ratna Sarumpaet bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto si sebuah tempat yang dirahasiakan di Jakarta, Selasa, 2 Oktober 2018. Foto: Istimewa

    Polda Metro Jaya juga memanggil sejumlah saksi pertemuan Ratna Sarumpaet dan Prabowo pada 2 Oktober. Di antaranya, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais, Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Nanik S. Deyang, serta juru bicara timses Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak.

    Baca: Ratna Sarumpaet Disebut Minta Foto Wajah Lebam Dikirim ke Prabowo

    Dari pemeriksaan Nanik S. Deyang dan Said Iqbal, polisi menggali keterangan tentang pertemuan Ratna Sarumpaet dan Prabowo Subianto yang berlangsung di tempat yang dirahasiakan. Pada pertemuan itu, Ratna Sarumpaet menjelaskan kronologi penganiayaannya, yang belakangan diketahui hanya kebohongan untuk menutupi operasi plastiknya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.