Ubur-ubur Serbu Ancol, Ini Saran dan Larangan Korban Sengatannya

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ubur-ubur Chrysaora. wikiedia.org

    Ubur-ubur Chrysaora. wikiedia.org

    TEMPO.CO, Jakarta -Dokter ahli toksikologi Tri Maharani mengungkapkan pertolongan pertama yang bisa diberikan kepada korban sengatan ubur-ubur adalah dengan memberikan cuka. Cuka itu dioleskan ke bagian tubuh yang tersentuh ubur-ubur.

    "Cuka dapat mencegah fase yang lebih parah," kata Tri dalam sebuah diskusi soal ubur-ubur di Seaworld Ancol, Jakarta Utara, Sabtu, 20 Oktober 2018.

    Baca : LIPI: Ubur-ubur Teluk Jakarta Lebih Berbahaya Ketimbang di Ancol

    Tri menjelaskan ubur-ubur memiliki nematosista atau sel yang berfungsi menusuk dan menyuntikkan racun. Fungsi cuka disebut Tri untuk deactivate racun tersebut ke dalam tubuh.

    Taman Impian Jaya Ancol gelar diskusi Mengenal lebih dekat ubur-ubur, di Seaworld, Sabtu, 20 Oktober 2018. Tempo/M Yusuf Manurung

    Tri mengatakan, cuka yang disarankan untuk pertolongan pertama korban adalah yang memiliki kandungan asam 4-6 persen. Sebagai contoh, cuka yang biasa digunakan di dapur memiliki keasamaan 25 persen.

    "Jadi harus dicairkan dulu," katanya.

    Tri menuturkan, langkah selanjutnya setelah memberi cuka adalah membantu melepaskan tentakel ubur-ubur yang masih menempel di tubuh korban. Disarankan menggunakan alat untuk melepas tentakel itu. Kemudian, bawa korban ke instalasi gawat darurat secepatnya.

    Simak juga :

    Pantai Ancol Diserbu Ubur-ubur, Pengunjung Justru Penasaran

    Kerajaan Ubur Ubur: Cerita Warga dan Ketua RT Setempat

    Hal-hal yang tidak boleh dilakukan kepada korban sengatan ubur-ubur, kata Tri, adalah mencuci luka dengan air tawar, menuangkan alkohol atau urine, memberi gel, salep atau krim serta merendam ke air panas atau dingin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.