Polda Metro Jaya Rotasi 38 Perwira Menengah dan Pertama, Sebab...

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono (kedua kiri) memberikan keterangan kepada awak media terkait dengan status tersangka aktivis Ratna Sarumpaet di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 5 Oktober 2018. Tersangka penyebaran berita bohong atau <i>hoax</i> tentang penganiayaan terhadap dirinya tersebut ditangkap kepolisian di Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis, 4 Oktober 2018. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono (kedua kiri) memberikan keterangan kepada awak media terkait dengan status tersangka aktivis Ratna Sarumpaet di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 5 Oktober 2018. Tersangka penyebaran berita bohong atau hoax tentang penganiayaan terhadap dirinya tersebut ditangkap kepolisian di Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis, 4 Oktober 2018. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

    TEMPO.CO, Jakarta -Kepala Kepolisian Daerah atau Polda Metro Jaya inspektur Jenderal Idham Azis merotasi sebanyak 38 perwira menengah dan perwira pertama polisi. Rotasi itu tertuang dalam surat telegram bernomor ST/946/X/KEP/2018 tertanggal 19 Oktober 2018.

    Wakil Kepala Polda Metro Jaya Brigadir Jenderal Wahyu Hadiningrat menandatangani surat tersebut atas nama Idham.

    Baca : Hoax Ratna Sarumpaet, Kata Polisi Soal Agenda Pemeriksaan Saksi Lain

    Ketika dikonfirmasi, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan rotasi semacam itu bertujuan sebagai penyegaran institusi kepolisian. "Juga untuk meningkatkan kinerja di wilayah hukum Polda Metro Jaya," kata Argo ketika dikonfirmasi pada Ahad, 21 Oktober 2018.

    Adapun beberapa perwira yang dirotasi adalah Ajun Komisaris Besar Tumpak Simangunsong, sebelumnya penyidik Madya 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, diangkat menjadi Kepala Kepolisian Sektor Setiabudi. Kemudian Komisaris Andi Sinjaya, Kanit 2 Subdit 3 Ditreskrimsus, diangkat menjadi Kasat Reskrim Polda Metro Jaya.

    Selanjutnya ada Komisaris Deddy Kurniawan, sebelumnya Kapolsek Serpong, diangkat menjadi Kasat Reskrim Polres Depok. Posisinya kemudian digantikan oleh Komisaris Stephanus Luckyto Andry Wicaksono yang sebelumnya menjabat Kapolsek Kelapa Dua.

    Jabatan Kapolsek Kelapa Dua kini diisi oleh Kompol Effendi. Ia sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Koja yang sekarang diisi oleh Komisaris Budi Cahyono, bekas Kanit 2 Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.

    Simak pula :

    2 Tersangka Peluru Nyasar ke DPR Disebut Belum Anggota Perbakin
    Wali Kota Bekasi Libatkan Dua Menteri Stop Pencemaran Kali Bekasi

    Kemudian Ajun Komisaris Besar I Nengah Adi Putra, mantan Kasubdit Gasum Ditsabhara Polda Metro Jaya, diangkat menjadi Kabagops Polres Metro Jakarta Pusat. Posisi Adi digantikan oleh Ajun Komisaris Besar Jasalmon Sihombing yang sebelumnya menjabat sebagai Analis Kebijakan Muda bidang Subdit 1 Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

    Lalu, Ajun Komisaris Besar Aris Supriyono yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya digantikan oleh Komisaris Handik Zusen, pindahan dari Polda Maluku. Posisi sebagai Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta barat kini diisi oleh Komisaris Dery Agung Wijaya. Dery sebelumnya menjabat sebagai Pamen Polda Metro Jaya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.