Bikin Resah, Penyebar Hoax Kasus Penculikan Anak Diburu Polisi

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemerintah dan Polisi Bantah Isu Penculikan Anak

    Pemerintah dan Polisi Bantah Isu Penculikan Anak

    TEMPO.CO, Bogor - Polisi akan merespons lebih jauh hoax kasus penculikan yang mengincar organ anak. Keberadaan komplotan penculik anak di kawasan Bojonggede dan sekitarnya di Kabupaten Bogor viral di media sosial beberapa hari ini.

    Baca:
    Dua Kapolsek Tegaskan Penculikan Incar Organ Anak Hoax 

    Pesan yang beredar disertakan sejumlah foto terduga pelaku dan modus disebutkan meminta sumbangan baju untuk korban gempa. Dua di antara anggota komplotan disebutkan belum tertangkap, masyarakat diimbau waspada.

    Cemas sukses menjalar masyarakat luas. Padahal foto-foto itu berasal dari kasus kriminal pencurian handphone. Kepolisian di tingkat sektor hingga resort telah memberi konfirmasi tentang kasus tersebut.

    Kapolsek Babakan Madang, Komisaris Wawan Wahyudin, mengungkap koordinasi yang dijalinnya dengan Polres Bogor untuk mengungkap penyebar hoax penculikan anak. “Memang perlu ditindak, karena ini sangat meresahkan,” kata Wawan, Sabtu 20 Oktober 2018.

    Wawan mengaku, terkejut mendapat informasi yang menunjukkan pelaku peculikan anak. Itu karena foto yang digunakan adalah foto tersangka pencurian handphone yang terjadi di wilayah Desa Cipambuan, Kecamatan Babakan Madang, Selasa 16 Oktober 2018 sekitar pukul 08.00

    Baca berita sebelumnya:
    Viral Informasi Penculikan Anak di Bojonggede, Polisi: Hoax

    “Saya sempat kaget, foto yang disebar itu merupakan foto pelaku pencurian HP, empat hari lalu, inisial I usia 41 tahun,” kata Wawan.

    Untuk itu, lanjut Wawan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kabar penculikan anak tersebut. Dirinya juga mengimbau agar masyarakat selalu menyaring informasi sebelum disebar ke media sosial agar tidak menimbulkan keresahan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mohamed Salah dan Para Pemain Bola yang Tetap Berpuasa Ramadan

    Saat menjalankan profesi yang menguras tenaga, Mohamed Salah dan sejumlah pemain bola yang berlaga di liga-liga eropa tetap menjalankan puasa Ramadan.