Sandiaga Uno Sebut Harga di Pasar Naik Terus, Pedagang Ini Protes

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon wakil presiden Sandiaga Uno (kedua dari kanan) didampingi Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan (kanan) berkunjung ke Pasar Terminal Sukawelang, Subang, Jawa Barat, Ahad, 14 Oktober 2018. Foto: Tim media Sandiaga Uno.

    Calon wakil presiden Sandiaga Uno (kedua dari kanan) didampingi Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan (kanan) berkunjung ke Pasar Terminal Sukawelang, Subang, Jawa Barat, Ahad, 14 Oktober 2018. Foto: Tim media Sandiaga Uno.

    TEMPO.CO, Bogor – Pedagang pasar yang tergabung dalam Komite Pedagang Pasar (KPP) menilai kampanye pilpres 2018 Sandiaga Uno telah memojokkan mereka. Menurut para pedagang pasar, calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno hanya menjadikan mereka sebagai alat politik untuk merebut hati masyarakat.

    Baca: Sandiaga Uno Cawapres, Pengelola Ok Oce Malah Bingung dan Cemas

    Ketua Umum KPP, Abdul Rosyid mengatakan mengkritik gaya kampanye  Sandiaga Uno yang selalu blusukan ke pasar dan menyebut harga bahan pokok di pasar selalu mengalami peningkatan. Hal ini justru menimbulkan kegelisahan para pedagang pasar.

    “Dengan terus berbicara seperti itu, kami khawatir terjadi pergeseran, masyarakat malah beralih belanja ke mall yang harganya sudah pasti, daripada ke pasar,” kata Rosyid di Bogor, Minggu 21 Oktober 2018.

    Rosyid mengatakan, kekhawatiran tersebut diperkuat dengan tidak adanya sistem konkret yang dimiliki oleh Sandiaga Uno untuk menstabilkan harga pangan saat berkunjung dan berbincang dengan para pedagang pasar.

    “Beliau bicarakan stabilkan harga tapi tak punya sistem, makanya kami melihat ada politisasi dari Sandiaga untuk memojokkan pemerintah dan menggunakan kami, pedagang pasar, sebagai alat politik,” kata Rosyid.

    Akhir pekan lalu, mantan wakil gubernur DKI itu menyampaikan data kenaikan harga sembilan kebutuhan bahan pokok atau sembako di pasaran.

    "Data kami betul bahwa 65 persen masyarakat menyatakan kenaikan harga bahan pokok membebani perekonomian," kata Sandiaga di Kompleks Pondok Jurang Mangu Indah (PJMI), Tangerang Selatan, Sabtu, 20 Oktober 2018.

    Sandiaga tidak merinci berapa besar kenaikan di tiap item bahan pokok. Calon wapres untuk Prabowo Subianto itu hanya menyampaikan bahwa kenaikan harga itu ditemukannya di Pasar Jombang, Tangerang Selatan, atau sekitar 6 kilometer dari Kompleks PJMI. "Kami akan mengawal perbaikan ekonomi," kata dia.

    Baca: Begini Kerepotan Anies Baswedan Setelah Ditinggal Sandiaga Uno

    Sehari sebelumnya, saat berkunjung ke Sumatera Barat, Sandiaga Uno  menyebutkan kenaikan harga bahan makanan membuat ibu-ibu rumah tangga mengeluh. "Jadi apa keluhannya ibu-ibu? Harga-harga pada naik ya,?” tanya Sandiaga pada ibu-ibu di pasar, Jumat, 19 Oktober 2018.

     



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mohamed Salah dan Para Pemain Bola yang Tetap Berpuasa Ramadan

    Saat menjalankan profesi yang menguras tenaga, Mohamed Salah dan sejumlah pemain bola yang berlaga di liga-liga eropa tetap menjalankan puasa Ramadan.