Resah Jadi Alat Politik Sandiaga, Pedagang Pasar Pilih Jokowi

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon wakil presiden nomor urut 2, Sandiaga Uno (kiri) melakukan kampanye di Pasar Pocong, Bojong Kulur, Bogor, Rabu, 26 September 2018. Sandiaga Uno menyerap aspirasi pedagang dan pembeli terkait harga bahan pokok. ANTARA/Yulius Satria Wijaya

    Calon wakil presiden nomor urut 2, Sandiaga Uno (kiri) melakukan kampanye di Pasar Pocong, Bojong Kulur, Bogor, Rabu, 26 September 2018. Sandiaga Uno menyerap aspirasi pedagang dan pembeli terkait harga bahan pokok. ANTARA/Yulius Satria Wijaya

    TEMPO.CO, Bogor - Resah dengan gaya kampanye Sandiaga Uno, pedagang pasar yang tergabung dalam Komite Pedagang Pasar (KPP) pilih dukung Jokowi - Ma'ruf Amin. Setiap kali masuk pasar, Sandiaga Uno selalu mengatakan harga tempe hingga sembilan bahan pokok (sembako) di pasar naik.

    Baca: Sandiaga Uno Diprotes PKL di Pasar Klender 

    Ketua Umum KPP Abdul Rosyid menyatakan kampanye Sandiaga Uno yang keluar masuk pasar justru membuat mereka merasa dipojokkan. 
    Abdul menilai calon Wakil Presiden nomor urut 02 itu hanya menjadikan para pedagang pasar tradisonal sebagai alat politik untuk merebut hati masyarakat.    

    Untuk itu, Abdul Rosyid dan seluruh anggotanya lebih memilih mendukung Jokowi - Ma'ruf amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024.

    “Meski era Jokowi saat ini belum banyak dampak bagi kami, tapi Jokowi buktikan kerja nyata, dan terbukti pelaku pasar dan UMKM merasa diayomi,” kata Abdul Rosyid saat deklarasi dukungan kepada Jokowi di Bogor, Minggu 21 Oktober 2018.

    Baca juga: Polah Ajaib Sandiaga Uno, Sang Arjuna tanpa Sabuk

    Abdul menambahkan, KPP sudah resmi mendeklarasikan dukungannya terhadap pasangan nomor urut 1 Jokowi-Ma'ruf Amin dengan bergabung bersama Balad Jokowi. 

    “Hari ini kami akan mulai berkeliling ke pasar se- Jawa Barat untuk meyakinkan para pedagang pasar agar mendukung Jokowi” ujarnya.

    Sebelumnya, Abdul mengungkapkan kegelisahan pedagang pasar tradisional lantaran Sandiaga Uno yang selalu menyebut harga bahan pokok di pasar selalu mengalami peningkatan. Mereka khawatir masyarakat malah beralih belanja ke mall yang harganya sudah pasti, daripada ke pasar.

    Baca: Sandiaga Uno Sebut Harga di Pasar Naik Terus, Pedagang Ini Protes

    Kekhawatiran tersebut diperkuat dengan tidak adanya sistem konkret yang dimiliki oleh Sandiaga Uno untuk menstabilkan harga pangan saat berkunjung dan berbincang dengan para pedagang pasar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Avengers: EndGame dan Ribuan Jagoan yang Diciptakan oleh Marvel

    Komik marvel edisi perdana terjual 800 ribu kopi di AS. Sejak itu, Marvel membuat berbagai jagoan. Hingga Avengers: Endgame dirilis, ada 2.562 tokoh.