Rahmat - Anies Kompromi, Warga Bantargebang Tuntut Naik Uang Bau

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai melaksanakan pertemuan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin, 22 Oktober 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

TEMPO.CO, Bekasi – Saat Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dan Gubernur DKI Jakarta melakukan pembahasan tentang dana kompensasi sampah dan kemitraan di Balai Kota Jakarta hari ini, warga Kecamatan Bantargebang menuntut dinaikkannya uang kompensasi dampak lingkungan atau uang bau sampah Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Baca juga: Cipika Cipiki Anies dan Pepen Akhiri Kisruh Hibah Bantargebang?

Mereka beranggapan, uang bau sampah selama ini yang sebesar Rp 200 ribu per bulan per warga tidak sebanding dengan kebutuhan hidup sehari-hari. "Nggak cukup, cuma Rp 200 ribu buat beli apa sekarang?," kata Mamat, warga Kelurahan Ciketing Udik, Bantargebang, saat ditemui Tempo, Senin, 22 Oktober 2018.

Mamat adalah pedagang yang rumahnya tidak jauh dari TPST Bantarbang. Jarak tempat usaha warung kelontongnya dengan gunungan sampah di atas lahan 110 hektare tersebut sekitar 1 kilometer.

Menurut Mamat, dana kompensasi Rp 200 ribu habis untuk sekali belanja ke pasar. "Paling berdampak adalah pakaian ikut bau, dan air minum," ujar Mamat.

Tetangga Mamat, Lala, mengatakan, meski dana kompensasi dari Pemerintah DKI Jakarta yang dibayarkan melalui Pemerintah Kota Bekasi lancar, tapi uang sebesar Rp 200 ribu dinilai terlalu kecil. "Enggak sebanding dengan apa yang kami rasakan," kata Lala.

Ibu ruamh tangga itu setiap hari melihat antrean truk berisi sampah masuk ke dalam TPST Bantargebang. Deru mesin truk-truk besar cukup mengganggu ke telinganya. Apalagi, truk masuk ke dalam tempat pembuangan sampah itu selama 24 jam. "Lima tahun lalu nggak sebanyak sekarang truk sampah yang datang," kata ibu dua anak ini.

Beda halnya dengan Sumardi. Warga Kelurahan Sumurbatu, itu meminta rehabilitasi total TPST Bantargebang. Sebab, kompensasi uang bau sampah dinilai tak akan menyelesaikan persoalan bau sampah di wilayahnya. "Kalau tidak ada perbaikan, sampai kapan pun bau sampah pasti akan terjadi," ujar Sumadi.

Baca juga: Kisruh Dana Hibah, Bekasi Pinjam 50 Truk Sampah Jakarta

Sebabnya, kata dia, gunung sampah di TPST Bantargebang lebih tinggi daripada pepohonan yang tumbuh di wilayah tersebut. Gunungan sampah itu, sampai saat ini terus tinggi. "Tergantung niat untuk mengolah sampah dengan teknologi," ujar tokoh masyarakata ini.

Pemerintah DKI Jakarta memberikan kompensasi dala, bentuk bau sampah kepada warga di tiga kelurahan di Kecamatan Bantargebang yang terdampak TPST Bantargebang, di antaranya Kelurahan Cikiwul, Ciketing Udik, dan Sumur Batu.

Total ada 18 ribu keluarga yang bermukim di sana. Sejak ditake over oleh DKI dari PT. Godang Tua Jaya pada 2015, nilai kompensasi yang diterima warga Bantargebang naik dari Rp 100 ribu tiap bulan menjadi Rp 200 ribu.






Anies Baswedan Sebut Pernah Dua Kali Ditawari jadi Capres di Pemilu 2019

3 jam lalu

Anies Baswedan Sebut Pernah Dua Kali Ditawari jadi Capres di Pemilu 2019

"Di tahun 2018 saya ditawari untuk ikut pilpres, sebagai wakil. Bahkan ada dua kali permintaan untuk menjadi capres," kata Anies Baswedan


Anies Baswedan Sebut Heru Budi Hartono Harus Bekerja Sesuai Ketentuan

3 jam lalu

Anies Baswedan Sebut Heru Budi Hartono Harus Bekerja Sesuai Ketentuan

Anies Baswedan menyebut Heru Budi Hartono harus mengacu pada RPJMD, RKPD, dan KSD jika menjadi Pj Gubernur DKI menggantikannya


Heru Budi Hartono Dikabarkan Jadi Pj Gubernur Jakarta, Anies: Siap Mendukung

4 jam lalu

Heru Budi Hartono Dikabarkan Jadi Pj Gubernur Jakarta, Anies: Siap Mendukung

"Sebagai mantan gubernur, kami juga siap untuk siap untuk mendukung," kata Anies Baswedan soal terpilihnya Heru Budi Hartono


Heru Budi Hartono Dikabarkan Jadi Pj Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan Ucapkan Selamat

4 jam lalu

Heru Budi Hartono Dikabarkan Jadi Pj Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan Ucapkan Selamat

Kasetpres Heru Budi Hartono dikabarkan ditunjuk Presiden Jokowi sebagai PJ Gubernur DKI Jakarta menggantikan Anies Baswedan


Kemendagri Serahkan 3 Calon Pj Gubernur DKI Pengganti Anies ke Jokowi, Sesuai Usulan DPRD

10 jam lalu

Kemendagri Serahkan 3 Calon Pj Gubernur DKI Pengganti Anies ke Jokowi, Sesuai Usulan DPRD

Kemendagri telah menyerahkan tiga nama calon Penjabat atau Pj Gubernur DKI Jakarta kepada Presiden Joko Widodo alias Jokowi.


Dendis Al Latif, Siswa MTsN 19 Jakarta Meninggal, Teman Asyik Suka Ngelawak

10 jam lalu

Dendis Al Latif, Siswa MTsN 19 Jakarta Meninggal, Teman Asyik Suka Ngelawak

Keluarga dan teman mengenang Dendis Al Larif, siswa MTsN 19 Jakarta, semasa hidup sebagai sosok yang baik dan teman yang asik.


Anies Baswedan Sebut Riza Patria Mirip Pasangan Ganda Badminton, meski Dukung Prabowo

15 jam lalu

Anies Baswedan Sebut Riza Patria Mirip Pasangan Ganda Badminton, meski Dukung Prabowo

Anies Baswedan menganggap, dirinya dan Wakil Gubernur Jakarta Ahmad Riza Patria seperti pasangan ganda badminton.


Dua Kader NasDem Mundur Setelah Deklarasi Anies, Waketum: Mati Satu Tumbuh Seribu

18 jam lalu

Dua Kader NasDem Mundur Setelah Deklarasi Anies, Waketum: Mati Satu Tumbuh Seribu

Waketum NasDem Ahmad Ali mengakui ada dua kader yang memutuskan mundur pasca-pendeklarasian Anies Baswedan, salah satunya Ni Luh Djelantik.


Anies Cerita Batal Istirahat Pasca-lengser dari DKI karena Diusung Jadi Capres

20 jam lalu

Anies Cerita Batal Istirahat Pasca-lengser dari DKI karena Diusung Jadi Capres

Anies Baswedan mengatakan batal istirahat setelah lengser dari DKI 1. Sebab, dia akan disibukkan dengan urusan Pilpres 2024 NasDem.


Naikkan Dana Hibah Partai Politik, Anies Baswedan: Beban Partai Diambil Negara

1 hari lalu

Naikkan Dana Hibah Partai Politik, Anies Baswedan: Beban Partai Diambil Negara

Dana hibah untuk 10 partai politik di DPRD DKI Jakarta naik secara bertahap di masa kepemimpinan Gubernur DKI Anies Baswedan.