Sohibul Iman Yakin Laporan Fahri Hamzah Tak Bisa Dilanjutkan

Reporter

Editor

Suseno

Presiden PKS Sohibul Iman tiba di Gedung Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa 23 Oktober 2018. Sohibul Iman terancam dikenai Pasal 27 ayat 3 dan Pasal 43 ayat 3 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) atau Pasal 311 atau 310 KUHP. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman yakin kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan Fahri Hamzah tidak dapat dilanjutkan. Alasannya, Fahri pada tanggal 13 Mei 2028 lalu telah mencabut laporan.

Baca: Penyebab Polisi Periksa Presiden PKS Sohibul Iman Hanya 15 Menit

“Saya baca dari buku-buku hukum dan yurisprudensi, delik aduan yang sudah dicabut tidak bisa dilanjutkan,” kata Sohibul di Polda Metro Jaya, Selasa, 23 Oktober 2018.

Pada 8 Maret 2018, Fahri Hamzah melaporkan Sohibul Iman atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik. Laporan tersebut diterima polisi serta diberi nomor LP/1265/III/2018/PMJ/Dit. Reskrimsus  tertanggal 8 Maret 2018.

Namun pada 13 Mei 2018, Fahri melalui kuasa hukumnya mencabut laporan tersebut. Sebulan kemudian ia berubah dan kembali membatalkan pencabutan laporan pada 13 Juni 2018.

Atas laporan itu, Sohibul Iman terancam dikenai Pasal 27 ayat 3 dan Pasal 43 ayat 3 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) atau Pasal 311 atau 310 KUHP.

Sohibul diperiksa sekitar 2 jam, mulai dari pukul 10.49. Ia didampingi oleh Sekretaris Jenderal PKS Mustafa Kamal serta tim kuasa hukumnya. Selama pemeriksaan itu, kata Sohibul, penyidik melontarkan 11 pertanyaan.

Baca: Fahri Hamzah vs Sohibul Iman, Besok Polisi Periksa Presiden PKS

Kepala tim kuasa hukum Sohibul Iman, Indra, mengatakan kliennya tidak berniat mencemarkan nama baik Fahri Hamzah. Menurut dia, apa yang disampaikan Sohibul dalam talkshow di salah satu stasiun televisi swasta pada 1 Maret 2018 lalu adalah fakta. “Kami melampirkan bukti kalau itu fakta, di antaranya enam buah video, baik pertemuan Fahri Hamzah dengan Ketua Majelis Syuro PKS serta dengan Pak Sunman Jaya,” kata Indra.






Anies Baswedan Dinilai Beri Sinyal ke AHY Untuk Jadi Cawapresnya

7 jam lalu

Anies Baswedan Dinilai Beri Sinyal ke AHY Untuk Jadi Cawapresnya

Peluang AHY menjadi pendamping Anies Baswedan pada Pilpres 2024 dinilai menguat.


Profil Hillary Brigitta Lasut, Anggota DPR yang Laporkan Komika Mamat Alkatiri

7 jam lalu

Profil Hillary Brigitta Lasut, Anggota DPR yang Laporkan Komika Mamat Alkatiri

Hillary Brigitta Lasut melaporkan komika Mamat Alkatiri dengan pasal pencemaran nama baik. Ini profil anggota DPR termuda.


Soal Pengganti Anies Baswedan, Kemendagri : Sudah Diputuskan TPA

7 jam lalu

Soal Pengganti Anies Baswedan, Kemendagri : Sudah Diputuskan TPA

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono disebut sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta yang akan menggantikan Anies Baswedan.


Mamat Alkatiri Dilaporkan Pasal Pencemaran Nama Baik, Ini Profil Komika Asal Fakfak

10 jam lalu

Mamat Alkatiri Dilaporkan Pasal Pencemaran Nama Baik, Ini Profil Komika Asal Fakfak

Mamat Alkatiri asal Fakfak, Papua Barat ini dilaporkan Hillary Brigitta Laut dengan pasal pencemaran nama baik. Ini profil komika itu.


Anies Baswedan Bertemu AHY, Koalisi Partai Demokrat, Partai NasDem dan PKS Disebut Sudah 90 Persen

10 jam lalu

Anies Baswedan Bertemu AHY, Koalisi Partai Demokrat, Partai NasDem dan PKS Disebut Sudah 90 Persen

Pertemuan Anies Baswedan dengan AHY disebut membuat koalisi Partai Demokrat, Partai NasDem dan PKS sudah 90 persen terwujud.


Anies Baswedan Belum Dideklarasikan Sebagai Capres, Ini Penjelasan Partai Demokrat

11 jam lalu

Anies Baswedan Belum Dideklarasikan Sebagai Capres, Ini Penjelasan Partai Demokrat

Partai Demokrat mempersilakan Anies Baswedan untuk bertemu dengan partai calon koalisi lainnya sebelum menggelar deklarasi.


Majelis Warga: PKS dan Partai Demokrat akan Segera Deklarasikan Anies Baswedan Sebagai Capres

1 hari lalu

Majelis Warga: PKS dan Partai Demokrat akan Segera Deklarasikan Anies Baswedan Sebagai Capres

Majelis Warga menyebut PKS dan Partai Demokrat sedang mencari waktu yang tepat untuk mendeklarasikan Anies Baswedann sebagai calon presiden.


Anies Baswedan Dapat Dukungan dari Sejumlah Partai di Yogyakarta untuk Maju pada Pilpres 2024

1 hari lalu

Anies Baswedan Dapat Dukungan dari Sejumlah Partai di Yogyakarta untuk Maju pada Pilpres 2024

Sejumlah pengurus partai di wilayah DI Yogyakarta menyatakan dukungannya kepada Anies Baswedan agar maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2024.


Hillary Brigita Lasut Laporkan Mamat Alkatiri, Ahli Hukum Pidana: Mestinya Politisi Bisa Lebih Toleran

2 hari lalu

Hillary Brigita Lasut Laporkan Mamat Alkatiri, Ahli Hukum Pidana: Mestinya Politisi Bisa Lebih Toleran

Pelaporan Mamat Alkatiri atas dugaan pencemaran nama baik anggota DPR Hillary Brigitta Lasut dianggap berlebihan.


Anies Diusung NasDem, PKS: Jangan Ada Lagi Upaya Kriminalisasi

2 hari lalu

Anies Diusung NasDem, PKS: Jangan Ada Lagi Upaya Kriminalisasi

Mardani menampik jika partainya disebut menunggu status Anies Baswedan di kasus Formula E sebelum dideklarasikan jadi capres.