Jokowi: Warga Jakarta Jangan Tergoda 'Sekolahkan' Sertifikat

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi menyampaikan sambutan saat menyerahkan secara langsung sertifikat hak atas tanah kepada masyarakat di Marunda, Cilincing, Jakarta, Rabu, 17 Oktober 2018. Sebanyak 10.000 sertifikat yang diserahkan langsung oleh Presiden. TEMPO/Subekti.

    Presiden Jokowi menyampaikan sambutan saat menyerahkan secara langsung sertifikat hak atas tanah kepada masyarakat di Marunda, Cilincing, Jakarta, Rabu, 17 Oktober 2018. Sebanyak 10.000 sertifikat yang diserahkan langsung oleh Presiden. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo alias Jokowi didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membagikan sertifikat tanah kepada 5000 warga Jakarta di Lapangan Achmad Yani, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa, 23 Oktober 2018.

    Baca juga: Di Depan Anies Baswedan, Jokowi Singgung Politikus Sontoloyo

    Jokowi dalam sambutannya meminta kepada masyarakat penerima sertifikat tanah agar benar-benar menggunakan sertifikat tanah sebaik mungkin. Jokowi mengingatkan warga untuk menahan godaan menggadaikan sertifikat untuk hal-hal yang tidak produktif. "Jangan ‘disekolahkan’ buat beli mobil," ujar Jokowi.

    Hujan deras yang turun sekitar 30 menit itu membuat banjir Lapangan Achmad Yani, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Lapangan bertanah merah itu pun menjadi keruh saat air setinggi mata kaki orang dewasa mengepung warga.

    "Yang tidak dapat tempat di dalam tenda ayo masuk, bawa bangkunya," imbau Jokowi kepada ribuan warga, Selasa, 23 Oktober 2018.

    Meskipun hujan deras dan banjir menerpa Lapangan Achmad Yani, namun masyarakat tetap antusiasme. Mereka membungkus sertifikat menggunakan kantong plastic. "Kalau rusak, bikinnya lagi susah," ujar  Jokowi.

    Saat Jokowi membagikan sertifikat  tanah, hujan deras turun disertai petir bersahut-sahutan. Hujan deras yang turun sekitar 30 menit itu membuat banjir Lapangan Achmad Yani.  

    Lapangan bertanah merah itu pun menjadi keruh saat air setinggi mata kaki orang dewasa mengepung warga. "Yang tidak dapat tempat di dalam tenda ayo masuk, bawa bangkunya," imbau Jokowi kepada ribuan warga, Selasa, 23 Oktober 2018.

    Baca juga: Banjir Serta Petir Iringi Jokowi dan Anies Saat Bagi Serififikat

    Meskipun hujan deras dan banjir menerpa Lapangan Achmad Yani, namun masyarakat tetap antusiasme. Mereka membungkus sertifikat menggunakan kantong plastic. "Kalau rusak, bikinnya lagi susah," ujar  Jokowi.

    Jokowi juga mengungkapkan keresahannya terhadap politikus sontoloyo yang membuat masyarakat Indonesia terbelah.  "Hati-hati, banyak politikus yang baik-baik, tapi ada juga politikus yang sontoloyo. Saya ngomong apa adanya aja,” kata Jokowi. “Marilah kita saring mana yang bener dan mana yang ga bener," ujar Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.