Sebut Surya Paloh Kawan Lama, Rizal Ramli: Ada yang Manas-manasi

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Surya Paloh dan Rizal Ramli. TEMPO/Muhammad Hidayat-M Taufan Rengganis

    Surya Paloh dan Rizal Ramli. TEMPO/Muhammad Hidayat-M Taufan Rengganis

     

    TEMPO.CO, Jakarta –  Mantan Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli menilai ada yang ingin merusak hubungannya dengan Ketua Partai Nasdem Surya Paloh. Sehingga dirinya dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik terhadap bos Media Group itu.

    "Saya khawatir kawan lama saya ini ada yang memanas-manasi (untuk melaporkan Rizal Ramli ke polisi)," kata Rizal saat tiba di Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, pada Rabu, 24 Oktober 2018.

    Baca juga: Datangi Polda Metro, Rizal Ramli: Tidak Ada Niat Merusak Nama Surya Paloh

    Rizal dipanggil ke Polda Metro karena dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik Surya Paloh.  Partai Nasdem melaporkan Rizal atas tiga substansi masalah.

    Pertama, Rizal dianggap mengesankan Surya Paloh seolah-olah bermain dalam kebijakan impor pemerintah. Kedua, ucapan bahwa Presiden Jokowi takut kepada Surya Paloh dan ketiga adalah ucapan tak pantas yang dinilai ditujukan untuk Surya Paloh. 

    “Pernyataan RR yang menyatakan, mohon maaf saya sampai harus menyatakan mohon maaf, karena ini tidak pantas, yaitu brengsek kepada Surya Paloh," kata Ketua Bidang Hukum, Advokasi, dan HAM Partai Nasdem Taufik Basari saat melaporkan Rizal ke Polda Metro Jaya, Senin 17 September 2018 lalu.

    Rizal pun menyayangkan atas laporan Partai Nasdem terhadap dirinya. Menurut dia, perbedaan pendapat dalam menanggapi suatu masalah merupakan hal yang wajar.

    "Tapi tiba-tiba main panggil-panggil (laporkan ke polisi)," ujarnya.

    Menurut dia, sebagai tokoh pers, Surya Paloh semestinya menjunjung tinggi kebebasan berpirkir dan perbedaan pendapat. Ia mengatakan perbedaan pendapat biasa terjadi dalam dunia media.

    Simak juga: Rizal Ramli Vs Surya Paloh, Seteru Dua Sahabat Lama

    Rizal Ramli heran perbedaan pendapat yang diungkapkannya di dua televisi swasta dianggap mencemarkan nama baik. Apalagi, orang yang melaporkan adalah sahabatnya sendiri.

    "Wawancara saya di dua televisi. Semestinya masuk Undang-Undang Pokok Pers. Itu kan aturannya di media," kata Rizal Ramli.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.