Dana Hibah untuk Kota Bekasi Direvisi dari Rp 2 T Jadi Rp 545 M

Editor

Suseno

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai melaksanakan pertemuan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin, 22 Oktober 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Bekasi merevisi dana hibah kemitraan 2019 yang diajukan kepada pemerintah Provinsi DKI Jakarta. "Mereka revisi dari Rp 2 triliun menjadi Rp 500 miliar, kembali pada proposal yang diajukan Mei," kata Kepala Biro Tata Pemerintahan DKI Jakarta Premi Lasari, Jakarta Pusat, Rabu, 24 Oktober 2018.

Baca juga: Hibah 2018 Mandek, Bekasi Usul ke DKI Tahun Depan Rp 3 Triliun

Menurut Premi, dana itu nanti digunakan untuk empat proyek, yakni pembangunan lanjutan jembatan layang Cipendawa dan Rawapanjang, pembangunan saluran bawah tanah atau crossing Buaran, dan peningkatan fasilitas penerangan jalan umum.

Sebelumnya, Pemkot Bekasi menyerahkan proposal dana hibah kemitraan sebesar Rp 2,09 triliun. Anggaran ini untuk pembangunan dan pembebasan lahan Jalan Siliwangi yang nilainya mencapai Rp 1 triliun. Ada juga pembangunan beberapa jalan lain sehingga nilai proposal dana hibah kemitraan Bekasi membengkak Rp 2,09 triliun.

Anggaran untuk proyek ini kemudian dipangkas menjadi Rp 545 miliar dengan rencana membangun empat proyek. Menurut Premi, pertemuan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menghasilkan roadmap lima tahun ke depan. "Mungkin Bekasi harus membahas kembali mana yang menjadi prioritas," ujar Premi.

Baca juga: Kota Bekasi Dinilai Telat Ajukan Revisi Dana Hibah ke DKI

Pembahasan dana hibah kemitraan ini mencuat setelah Pemkot Bekasi melarang 51 truk sampah DKI masuk TPST Bantargebang, Bekasi pada 17 Oktober 2018. Rahmat Effendi menyinggung dana hibah kemitraan DKI yang tersendat. Padahal, kata Rahmat, kucuran dana hibah lancar setiap tahunnya di era pemerintahan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.






Partai NasDem Umumkan Anies Baswedan Capres Hari Ini

44 menit lalu

Partai NasDem Umumkan Anies Baswedan Capres Hari Ini

Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, bakal mengumumkan Anies Baswedan sebagai capres yang diusung partainya hari ini, Senin, 3 Oktober 2022.


Belum Diusung Parpol, Anies Dideklarasikan Sebagai Capres oleh Majelis Warga

2 jam lalu

Belum Diusung Parpol, Anies Dideklarasikan Sebagai Capres oleh Majelis Warga

Majelis Warga mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres pilihan rakyat pada Minggu 2 Oktober 2022. Deklarasi ini diikuti oleh 57 perwakilan


Di Perpisahan Anies Baswedan, Ridwan Kamil Kritik Ruang Terbuka Jakarta

3 jam lalu

Di Perpisahan Anies Baswedan, Ridwan Kamil Kritik Ruang Terbuka Jakarta

Ridwan Kamil mengkritik perlu lebih banyak ruang terbuka di Jakarta. Kota jangan sebagai titik turunkan orang untuk bekerja lalu kembali ke rumah.


Lengser dari DKI 1, Anies Baswedan Minta Doa Husnul Khotimah

3 jam lalu

Lengser dari DKI 1, Anies Baswedan Minta Doa Husnul Khotimah

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut, dirinya akan tetap di Ibu Kota pasca lengser dari jabatannya di DKI 1.


Anies Baswedan Hemat Bicara Soal Nasdem Deklarasi Capres 2024 Besok

9 jam lalu

Anies Baswedan Hemat Bicara Soal Nasdem Deklarasi Capres 2024 Besok

Anies Baswedan hemat bicara soal agenda Partai NasDem akan deklarasi Capres 2024 besok.


Majelis Warga Deklarasikan Anies Baswedan sebagai Capres 2024

11 jam lalu

Majelis Warga Deklarasikan Anies Baswedan sebagai Capres 2024

Majelis Warga deklarasikan Anies Baswedan untuk jadi Capres 2024.


Cuaca Ekstrem Jakarta hingga 8 Oktober 2022, BPBD: Waspada Banjir dan Angin Kencang

11 jam lalu

Cuaca Ekstrem Jakarta hingga 8 Oktober 2022, BPBD: Waspada Banjir dan Angin Kencang

BPBD DKI Jakarta menyiagakan layanan darurat 112 sebagai salah satu antisipasi potensi cuaca ekstrem yang terjadi hingga 8 Oktober 2022.


Transaksi Digital di Pasar Tradisional dan Pusat Perbelanjaan DKI Capai 3,9 Juta Pedagang

12 jam lalu

Transaksi Digital di Pasar Tradisional dan Pusat Perbelanjaan DKI Capai 3,9 Juta Pedagang

Penggunaan sistem transaksi digital di pasar tradisional dan pusat perbelanjaan di DKI Jakarta terus tumbuh dan kini telah mencapai 3,9 juta pedagang.


DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

13 jam lalu

DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

Jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 pada Ahad, 2 Oktober 2022, bertambah 1.322 kasus dengan provinsi penyumbang tertinggi DKI Jakarta.


Ridwan Kamil Dukung Anies Baswedan, dan Bukan Anies Baswedan Jadi Presiden

13 jam lalu

Ridwan Kamil Dukung Anies Baswedan, dan Bukan Anies Baswedan Jadi Presiden

Ridwan Kamil menyebut mendukung siapa pun bakal calon presiden 2024. Ia mendukung Anies Baswedan, juga sokong kalau takdirnya bukan Anies Baswedan.