Bekasi Minta Dana Hibah Rp 582,9 Miliar, Ini Respons DPRD DKI

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merngungkapkan kekesalannya soal dana hibah kompensasi sampah dengan Bekasi saat jumpa pers di Balai Kota DKI, Ahad, 21 Oktober 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menganggap permintaan dana hibah Rp 582,9 miliar oleh Pemkot Bekasi sudah tepat. Sebab, Pemerintah DKI masih bergantung kepada Pemkot Bekasi soal penampungan sampah di TPST Bantargebang.

Baca: Alasan DPRD DKI Rekomendasikan Banggar Tambah Dana Hibah Bekasi

"Karena Bekasi sebagai daerah penyangga tentunya kita harus ada kontribusi juga buat pemerintah Bekasi," kata Gembong saat dihubungi, Jumat, 26 Oktober 2018.

Menurut Gembong, DKI dan Bekasi kini saling menopang. Bekasi mengizinkan DKI melimpahkan sampah ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi. Sebagai gantinya, DKI perlu memberi kontribusi berupa bantuan keuangan.

Saat ini, DKI wajib mengucurkan dana kompensasi bau sampah. Nilainya setiap tahun berbeda karena disesuaikan dengan volume sampah. DKI mencairkan dana wajib Rp 134,4 miliar pada 2017. Sementara tahun ini, Bekasi menerima Rp 138,5 miliar. Untuk 2019, DKI mengusulkan dana wajib Bekasi sebesar Rp 141 miliar.

Selain dana wajib, DKI juga memberikan dana sukarela atau dinamakan dana hibah kemitraan. Bekasi bakal mengajukan proposal dana hibah kemitraan. Meski begitu, DKI tak serta merta memberikan dana sesuai proposal. DKI harus mempertimbangkan manfaat dan kemampuan keuangan daerah.

Dana ini kemudian menjadi masalah. Puncaknya ketika Pemkot Bekasi mencegah 51 truk sampah DKI masuk ke Bantargebang pada 17 Oktober 2018. Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyinggung dana hibah kemitraan yang tersendat. Padahal, kucuran dana lancar sebelum era Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Baca: Bekasi Usul Dana Hibah ke DKI Rp 582,9 Miliar, Ini Rinciannya

Gembong menyarankan agar Gubernur Anies Baswedan mengintensifkan komunikasi dan koordinasi dengan Pemkot Bekasi. "Supaya setiap tahun tidak berpolemik, maka yang kita minta adalah lakukan komunikasi dan koordinasi dengan Bekasi," katanya.






Partai NasDem Umumkan Anies Baswedan Capres Hari Ini

17 menit lalu

Partai NasDem Umumkan Anies Baswedan Capres Hari Ini

Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, bakal mengumumkan Anies Baswedan sebagai capres yang diusung partainya hari ini, Senin, 3 Oktober 2022.


Belum Diusung Parpol, Anies Dideklarasikan Sebagai Capres oleh Majelis Warga

1 jam lalu

Belum Diusung Parpol, Anies Dideklarasikan Sebagai Capres oleh Majelis Warga

Majelis Warga mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres pilihan rakyat pada Minggu 2 Oktober 2022. Deklarasi ini diikuti oleh 57 perwakilan


Di Perpisahan Anies Baswedan, Ridwan Kamil Kritik Ruang Terbuka Jakarta

2 jam lalu

Di Perpisahan Anies Baswedan, Ridwan Kamil Kritik Ruang Terbuka Jakarta

Ridwan Kamil mengkritik perlu lebih banyak ruang terbuka di Jakarta. Kota jangan sebagai titik turunkan orang untuk bekerja lalu kembali ke rumah.


Lengser dari DKI 1, Anies Baswedan Minta Doa Khusnul Khotimah

3 jam lalu

Lengser dari DKI 1, Anies Baswedan Minta Doa Khusnul Khotimah

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut, dirinya akan tetap di Ibu Kota pasca lengser dari jabatannya di DKI 1.


Anies Baswedan Hemat Bicara Soal Nasdem Deklarasi Capres 2024 Besok

9 jam lalu

Anies Baswedan Hemat Bicara Soal Nasdem Deklarasi Capres 2024 Besok

Anies Baswedan hemat bicara soal agenda Partai NasDem akan deklarasi Capres 2024 besok.


Majelis Warga Deklarasikan Anies Baswedan sebagai Capres 2024

11 jam lalu

Majelis Warga Deklarasikan Anies Baswedan sebagai Capres 2024

Majelis Warga deklarasikan Anies Baswedan untuk jadi Capres 2024.


Ridwan Kamil Dukung Anies Baswedan, dan Bukan Anies Baswedan Jadi Presiden

12 jam lalu

Ridwan Kamil Dukung Anies Baswedan, dan Bukan Anies Baswedan Jadi Presiden

Ridwan Kamil menyebut mendukung siapa pun bakal calon presiden 2024. Ia mendukung Anies Baswedan, juga sokong kalau takdirnya bukan Anies Baswedan.


Survei Indikator: Elektabilitas AHY dan Puan Maharani Konsisten Menguat

14 jam lalu

Survei Indikator: Elektabilitas AHY dan Puan Maharani Konsisten Menguat

Dalam simulasi 19 nama semi terbuka, Ketua Umum Partai Demokrat AHY berada di peringkat 5 dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani di peringkat 7.


Dino Patti Djalal Tanya Siapa yang Akan Pimpin Indonesia, Peserta Sorak Anies Baswedan

14 jam lalu

Dino Patti Djalal Tanya Siapa yang Akan Pimpin Indonesia, Peserta Sorak Anies Baswedan

Peserta acara Supermentor-27 menyorakkan keinginan mereka agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kelak memimpin Indonesia.


Sambut Anies Baswedan Lengser dari DKI 1, Dino Patti Djalal: Ini Bukan Acara Politik

14 jam lalu

Sambut Anies Baswedan Lengser dari DKI 1, Dino Patti Djalal: Ini Bukan Acara Politik

Foreign Policy Community of Indonesia yang didirkan Dino Patti Djalal gelar perpisahan Anies Baswedan yang segera lengser dari jabatannya.