Anies Baswedan Berangkat ke Argentina Malam Ini, Apa Agendanya?

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat sesi wawancara dan foto dengan TEMPO di kantornya, Balai Kota, Jakarta, 15 Oktober 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat sesi wawancara dan foto dengan TEMPO di kantornya, Balai Kota, Jakarta, 15 Oktober 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan terbang ke Buenos Aires, Argentina pada Sabtu dinihari, 27 Oktober 2018. Anies mengatakan kehadirannya di sana untuk menghadiri pertemuan Urban 20 Mayors Summit atau U20.

    Baca: Anies Baswedan Bertemu Duta Besar Inggris, Ini yang Dibahas 

    "Ini adalah inisiatif bagian dari G20 di mana 26 kota besar dari anggota G20 bertemu," ujar Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat, 26 Oktober 2018. 

    Anies mengatakan pertemuan ini adalah yang pertama kali diadakan G20 dengan skala kota-kota besar. Di pertemuan yang akaj diadakan dari 29 - 31 Oktober 2018, Anies menjelaskan akan berbicara di sana mengenai social integration dan social inclusion.

    "Pengalaman-pengalaman dari kasus Jakarta dan juga bagaimana kita di kota-kota besar di dunia mengelola integrasi sosial," ujar Anies menjelaskan materi yang akan ia sampaikan di sana. 

    Anies menjelaskan secara spesifik akan membicarakan mengenai pengembangan urban renewal yang saat ini sedang dikerjakan Jakarta. Seperti misalnya dengan menata perkampungan dengan melibatkan semua stakeholder.

    DI pertemuan U20, Anies Baswedan juga akan menyampaikan pentingnya bagi kota-kota di dunia, untuk kembali memfokuskan pada pembangunan kualitas manusia. Sebab, ia menganggap kemiskinan yang terjadi di kota besar masuk dalam kategori ekstrem. 

    Menurut Anies, selama ini pembangunan memperhatikan kemiskinan di daerah rural, tapi kemiskinan di daerah urban justru malah terlewatkan. Hal itu, kata dia, yang menjadi salah satu faktor penyebab integrasi sosial di kota menjadi lebih sulit.

    "Karena lokasinya padat, penduduknya itu terkumpul, tapi secara sosial ekonomi kesenjangannya luas," ujar Anies Baswedan. 

    Baca: Usulan DPRD ke Anies Baswedan: DKI Jangan Dirongrong Terus Bekasi

    Pada pertemuan 3 hari di Argentina itu Anies Baswedan ingin mengajak peserta U20 tentang pentingnya memperhatikan soal ketimpangan di dalam kota." Ini dialami semua kota-kota besar di dunia, bukan hanya kita di Indonesia," ujar Anies. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.