Di Laga Timnas U-19 Indonesia Vs Jepang, PKL Ini Raup Untung

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendukung Timnas Indonesia mulai membanjiri kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, 28 Oktober 2018. Mereka ingin menyaksikan babak perempat final Piala Asia U-19 antara Indonesia vs Jepang. Tempo/Imam Hamdi

    Pendukung Timnas Indonesia mulai membanjiri kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, 28 Oktober 2018. Mereka ingin menyaksikan babak perempat final Piala Asia U-19 antara Indonesia vs Jepang. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Larangan membawa masuk botol minuman ke dalam Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan dimanfaatkan sejumlah PKL berjualan kantong plastik dengan harga Rp 2 ribu per lembar. Situasi ini didapati menjelang laga menentukan timnas U-19 Indonesia Vs Jepang di perempat final Piala Asia, Minggu 28 Oktober 2018.  

    Baca:
    Sekumpulan Benda Ini Disita Sebelum Laga Timnas U-19 Indonesia Vs Jepang

    Dani, 37 tahun, adalah satu PKL yang berjualan kantong plastik itu. Dia mengatakan membawa tiga bungkus kantong plastik sejumlah 100 lembar per bungkus. “Pengunjung dilarang bawa botol. Jadi airnya harus dipindah ke kantong plastik,” kata Dani saat ditemui di depan pintu masuk Stadion GBK.

    Satu calon penonton pertandingan timnas U-19, Noval Dwi Ridzkiana, 22 tahun, mengeluhkan harga yang ditawarkan pada PKL itu. "Terlalu mengambil kesempatan," ujarnya.

    Menurut Noval, panitia seharusnya juga mengumumkan terlebih dulu jika memang melarang botol minum masuk stadion. Jadi, kata dia, pengunjung atau calon penonton bisa mempersiapkan sendiri kemasan plastik. "Ini panitia juga tidak menyediakan. Jadi kami mau tidak mau harus membeli kalau air minum mau dibawa masuk," ucapnya.

    Baca:
    Indonesia Vs Jepang, Calo Lipat Gandakan Harga Tiket Piala Asia U-19

    Tempo mengecek harga kantong plastik ukuran kemasan 1 kg hanya dijual Rp 6-8 ribu per pack di toko online. Itu ukuran yang sama seperti yang dijual Dani.

    Perwira Brigade Mobil yang berjaga, Inspektur Dua Fachryansyah, mengatakan pemeriksaan barang bawaan untuk mengantisipasi benda terlarang masuk stadion. Adapun barang yang dilarang dibawa masuk di antaranya botol, tempat makanan, korek, rokok, senjata tajam dan minuman keras.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.