Anies Baswedan Copot Dirut Transjakarta

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama direktur Transjakarta Budi Kaliwono mencoba bis transjakarta mengelilingi Tanah Abang, Jakarta Pusat, 22 Desember 2017. TEMPO/Maria Fransisca.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama direktur Transjakarta Budi Kaliwono mencoba bis transjakarta mengelilingi Tanah Abang, Jakarta Pusat, 22 Desember 2017. TEMPO/Maria Fransisca.

    TEMPO.CO, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencopot Budi Kaliwono dari posisi Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta). Sebagai gantinya, Anies Baswedan menempatkan Agung Wicaksono, sebelumnya Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT Mass Rapid Transportation (MRT).

    Baca:

    Anies Baswedan Hapus Program OK-OKtrip

    Dalam serah terima jabatan yang dilakukan hari ini, Senin 29 Oktober 2018, Budi menjelaskan sudah tahu akan ada pergantian hari ini sejak tiga bulan lalu. Namun, dia mengatakan tak bisa memberi tahu kepada khalayak. “Karena menurut aturan, cuma pemegang saham yang bisa umumkan,” ujar dia.

    Budi mengatakan satu di antara pemegang saham yang menandatangi surat keputusan penggantian dirinya adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Budi mengatakan alasan Anies melakukan pergantian itu untuk penyegaran di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

    Saat ini, Budi berujar ingin beristirahat setelah tiga tahun mengurus Transjakarta. ”Saya sudah melakukan yang terbaik untuk Transjakarta,” kata dia.

    Baca juga:
    Belum Punya Wagub, Anies Baswedan Tinggalkan Jakata ke Argentina

    Serah terima jabaran Direktur Utama PT Transjakarta hari ini dilakukan tanpa kehadiran Anies Baswedan yang sedang berada di Buenos Aires, Argentina. Anies Baswedan dijadwalkan menjadi pembicara dalam forum Urban 20 Mayors Summit atau U20 yang digelar 29-31 Oktober 2018.

    KOREKSI:
    Artikel ini telah diubah pada Selasa 30 Oktober 2018 Pukul 07.45 WIB untuk meralat nama lengkap Dirut Transjakarta yang baru. Mohon maaf atas kekeliruan yang sempat terjadi. Terima kasih.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban, Tersangka, Barang Bukti, dan Lokasi Kerusuhan 22 Mei 2019

    Kerusuhan 22 Mei 2019 di Ibu Kota bermula dari unjuk rasa penolakan hasil pilpres 2019 di depan gedung Bawaslu, Jakarta, sejak sehari sebelumnya.