Status Pesawat Lion Air Sebelum Jatuh Dinilai Sangat Berbahaya

Petugas Basarnas melakukan pemetaan titik pencarian korban serta puing pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Selasa, 30 Oktober 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta -Pesawat Lion Air dengan registrasi PK-LQP dilaporkan berstatus airspeed and altitude disagree ketika menerbangi rute Denpasar-Jakarta, Minggu malam 28 Oktober 2018. Ini adalah pesawat yang sama yang digunakan untuk menerbangi rute Jakarta-Pangkal Pinang keesokan harinya dan jatuh di Tanjung Karawang.

Baca:
Pesawat Lion Air Altitude Disagree Sebelum Jatuh, Apa Artinya?

Sumber Tempo, seorang mekanik pesawat komersial, menilai setiap kasus altitude disagree tergolong kritikal untuk pesawat. “Kalau terbang dengan indikasi altitude yang enggak acurate..sangat berbahaya karena altitude sebagai alat ukur utama saat terbang dan related ke system yang lain di pesawatnya..,” tuturnya via aplikasi percakapan Whatsapp.

Yang biasa dilakukan untuk masalah abnormalitas dalam alat ukur ketinggian terbang tersebut, dia menambahkan, adalah segera kalibrasi oleh teknisi sebelum pesawat diizinkan terbang lagi. Kalibrasi menggunakan alat yang disebut test box.

Pesawat dengan regitrasi PK-LQP jenis Boeing 737 MAX 8 penerbangan Lion Air JT-610 rute Jakarta – Pangkal Pinang dengan jadwal keberangkatan Senin, 29 Oktober 2018 pukul 6.10 WIB dari Bandara Soekarno Hatta menuju Depati Amir.

Baca juga:
Polisi Ancam Pidanakan Penyebar Hoax Terkait Lion Air Jatuh

Tak butuh lama untuk menjalani proses kalibrasi itu, yakni bisa satu jam. Ini mempertimbangkan pesawat Lion Air harus segera terbang kembali keesokan paginya. “Dan kalau sudah dikerjakan dilaporkan kembali oleh teknisi dalam logbook yang sama berisi catatan pilot,” katanya.

Pelaporan dalam logbook menjadi prosedur untuk mengetahui siapa yang harus bertanggung jawab jika ditemukan abnormalitas pada pesawat. Teknisi atau mekanik akan menandatangani buku itu jika masalah masih bisa diatasi dan pesawat laik terbang.

Pendiri Lion Air, Bapak Rusdi Kirana kunjungi dan menyampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 yang berada di pusat krisis, Hotel Ibis, Cawang. instagram.com/lionairgroup

Baca:
Cerita Kopilot Lion Air Jatuh, Peringatan dari Sang Ayah Terbukti?

Masalah atau status altitude disagree sebelumnya diungkap Koran Tempo edisi Selasa 30 Oktober 2018. Airspeed and altitude disagree ditulis merupakan kondisi ketidaksesuaian data kecepatan dan ketinggian pesawat antara layar pilot (kiri) dan kopilot (kanan). Dalam kondisi ini, pilot harus stand-by secara manual.

Fulki Naufan, kopilot pesawat saat menerbangi rute Denpasar-Jakarta, menolak memberi keterangan tentang abnormalitas itu. Sedang Corporate Communications Lion Air Group, Ramaditya Handoko, mengatakan, “Soal penerbangan itu, kami masih harus cek kembali laporan terakhirnya.”






Keberangkatan dan Kedatangan Lion Air Rute Arab Saudi Pindah ke Terminal 2F Soekarno-Hatta

1 hari lalu

Keberangkatan dan Kedatangan Lion Air Rute Arab Saudi Pindah ke Terminal 2F Soekarno-Hatta

Lion Air mengumumkan perpindahan terminal kedatangan dan keberangkatan internasional rute Arab Saudi dari Terminal 3 ke Terminal 2F Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.


Bandara Kertajati Layani Penerbangan Umrah pada November, Begini Persiapan AP II

7 hari lalu

Bandara Kertajati Layani Penerbangan Umrah pada November, Begini Persiapan AP II

Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, akan kembali melayani penerbangan umrah pada November 2022 mendatang. Bagaimana persiapannya?


Berikan Pernyataan Sesat Soal Kecelakaan 737 Max Lion Air dan Ethiopia, Boeing Didenda Rp3 Triliun

9 hari lalu

Berikan Pernyataan Sesat Soal Kecelakaan 737 Max Lion Air dan Ethiopia, Boeing Didenda Rp3 Triliun

Perusahaan pembuat pesawat terbang Amerika Serikat, Boeing, dijatuhi sanksi denda US$200 juta atau Rp3 triliun oleh Komisi Sekuritas dan Bursa AS


Terkini Bisnis: Lowongan CASN untuk PPPK Guru, Erick Thohir Soal Kendaraan Listrik di BUMN

18 hari lalu

Terkini Bisnis: Lowongan CASN untuk PPPK Guru, Erick Thohir Soal Kendaraan Listrik di BUMN

Berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Rabu sore, 14 September 2022 dimulai dengan pemerintah akan membuka lowongan kerja untuk CASN.


Lion Air Group Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3 dan S1, Simak Syaratnya

19 hari lalu

Lion Air Group Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3 dan S1, Simak Syaratnya

Lion Air Group saat ini tengah membuka lowongan pekerjaan untuk posisi staf umum dan staf teknis bagi lulusan D3/S1 hingga 19 September 2022.


Lion Air Buka Rute Balikpapan - Denpasar di Bandara Ngurah Rai, Dua Kali Sepekan

23 hari lalu

Lion Air Buka Rute Balikpapan - Denpasar di Bandara Ngurah Rai, Dua Kali Sepekan

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali kembali menambah rute penerbangan domestik Balikpapan - Denpasar (PP).


Lion Air Buka Penerbangan Tanpa Transit Rute Balikpapan-Denpasar

23 hari lalu

Lion Air Buka Penerbangan Tanpa Transit Rute Balikpapan-Denpasar

Maskapai Lion Air membuka penerbangan rute Balikpapan-Denpasar-Balikpapan tanpa transit mulai Jumat, 9 September 2022.


Apa Fungsi Kursi Pelontar Pesawat Tempur?

24 hari lalu

Apa Fungsi Kursi Pelontar Pesawat Tempur?

Kursi pelontar fitur untuk menyelamatkan pilot dan kopilot saat keadaan darurat


Spesifikasi Pesawat G-36 Bonanza T-2503 yang Jatuh di Selat Madura

24 hari lalu

Spesifikasi Pesawat G-36 Bonanza T-2503 yang Jatuh di Selat Madura

Pesawat G-36 Bonanza T-2503 TNI AL jatuh di Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS), perairan Selat Madura


Human Rights Watch Pertanyakan Alasan Pemerintah Larang Yulvin Mote Terbangkan Pesawat di Indonesia

31 hari lalu

Human Rights Watch Pertanyakan Alasan Pemerintah Larang Yulvin Mote Terbangkan Pesawat di Indonesia

Peneliti Human Rights Watch Andreas Harsono mempertanyakan alasan Kemenhub melarang seorang pilot asal Papua, Yulvin Mote, menerbangkan pesawat.