Cawagub DKI, Gerindra Janji Bersama PKS Tentukan Nama 5 November

Editor

Ali Anwar

(ki-ka) Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik, calon wakil presiden Sandiaga Uno, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Lulung AL, dan Mayjen TNI (Purn) Ferrial Sofyan saling bergandengan tangan setelah rapat paripurna DPRD DKI Jakarta di Balai Kota, Jakarta, Senin, 27 Agustus 2018. TEMPO/Fakhri Hermansyah

TEMPO.CO, Jakarta -  Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta dari Fraksi Partai Gerindra Mohamad Taufik mengatakan penentuan nama calon Wakil Gubernur DKI Jakarta akan ditentukan pada 5 November 2018. Penentuan cawagub DKI, kata Taufik, setelah Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) duduk bersama.

Baca juga: Gerindra Undang PKS Dialog Soal Cawagub DKI Awal November

"Kami sudah bersurat ke PKS, mengundang tanggal 5 November 2018 di kantor DPD Gerindra untuk duduk bareng mendiskusikan soal pencalonan wakil gubernur menggantikan Pak Sandi (Sandiaga Uno)," ujar Taufik saat ditemui di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 30 Oktober 2018.

Menurut Taufik, surat undangan itu ia tujukan kepada Ketua Dewan Perwakilan Wilayah PKS DKI Jakarta. Alasannya, pemutusan nama cawagub di bahas di level DPD dan DPW. "Tanggal 5 November 2018 pukul 15.00, terbuka. Kami akan berunding, tak ada yang ditutup-tutupi," ujar Taufik.

Taufik menjelaskan langkah selanjutnya yang akan diambil oleh kedua partai akan ditentukan melalui forum tersebut. Selain itu, ia meminta masalah pemilihan cawagub tak perlu melibatkan petinggi di partai masing-masing. "Ngga usah bawa-bawa (pusat), ketinggian, deh. Ini, kan, urusan tingkat DPD," ujar Taufik.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyerahkan persoalan cawagub DKI Jakarta kepada Taufik. Prabowo juga mempersilakan kelanjutan pembahasan ihwal kandidat pengganti Sandiaga Uno itu kepada Taufik.

"Wagub DKI, ya tenang aja nanti you tunggu waktunya pengumuman. Tanya Pak Taufik lah, orangnya ada di sini, tanya siapa," kata Prabowo di Stadion Klender, Jakarta Timur, Rabu, 24 Oktober 2018.

Soal dua nama yang diajukan PKS, Prabowo lagi-lagi melempar bola kepada Taufik. Kata dia, Taufik yang akan menentukan cawagub DKI Jakarta.

Dalam sejumlah kesempatan, PKS menyatakan lebih berhak atas kursi DKI 2. Sebab, PKS merasa telah merelakan posisi cawapres tak menjadi jatah kader PKS.

Presiden PKS Sohibul Iman berulang kali mengatakan, Prabowo sudah berkomitmen memberikan posisi wakil gubernur kepada PKS. PKS juga sudah mengajukan dua nama, yakni mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu dan Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Wilayah PKS DKI Jakarta Agung Yulianto.

Sedangkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan enggan memberi komentar soal nama-nama yang saat ini kerap dikatakan akan menjadi pendampingnya di Balai Kota.

"Soal itu (cawagub), semua adalah hal-hal yang kita dengar dari pernyataan-pernyataan. Selama cuma pernyataan, saya tidak bisa memberikan komentar lebih jauh," kata Anies Baswedan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat, 26 Oktober 2018.






Majelis Warga: PKS dan Partai Demokrat akan Segera Deklarasikan Anies Baswedan Sebagai Capres

2 jam lalu

Majelis Warga: PKS dan Partai Demokrat akan Segera Deklarasikan Anies Baswedan Sebagai Capres

Majelis Warga menyebut PKS dan Partai Demokrat sedang mencari waktu yang tepat untuk mendeklarasikan Anies Baswedann sebagai calon presiden.


Anies Baswedan Dapat Dukungan dari Sejumlah Partai di Yogyakarta untuk Maju pada Pilpres 2024

5 jam lalu

Anies Baswedan Dapat Dukungan dari Sejumlah Partai di Yogyakarta untuk Maju pada Pilpres 2024

Sejumlah pengurus partai di wilayah DI Yogyakarta menyatakan dukungannya kepada Anies Baswedan agar maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2024.


Anies Diusung NasDem, PKS: Jangan Ada Lagi Upaya Kriminalisasi

17 jam lalu

Anies Diusung NasDem, PKS: Jangan Ada Lagi Upaya Kriminalisasi

Mardani menampik jika partainya disebut menunggu status Anies Baswedan di kasus Formula E sebelum dideklarasikan jadi capres.


PKS Ungkap AHY dan Khofifah Bisa Dampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024

19 jam lalu

PKS Ungkap AHY dan Khofifah Bisa Dampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024

Menurut PKS lumbung suara terbesar Anies Baswedan ada di Jawa Barat, DKI Jakarta, Sumatera, dan Banten. Pasangannya harus kuat di Jateng dan Jatim.


Ditanya Soal NasDem Sokong Anies Baswedan Jadi Capres, Prabowo: Ini Hari Ulang Tahun TNI

1 hari lalu

Ditanya Soal NasDem Sokong Anies Baswedan Jadi Capres, Prabowo: Ini Hari Ulang Tahun TNI

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto masih enggan mengomentari dukungan resmi dari Partai NasDem kepada Anies Baswedan.


Majelis Syuro PKS Tetapkan Kriteria Capres 2024 Religius Nasionalis

1 hari lalu

Majelis Syuro PKS Tetapkan Kriteria Capres 2024 Religius Nasionalis

PKS disebut-sebut bakal menjalin koalisi bersama Partai NasDem dan Partai Demokrat.


Bapenda DKI Buka Lowongan Kerja Posisi Regional Manager, Cek Syaratnya

1 hari lalu

Bapenda DKI Buka Lowongan Kerja Posisi Regional Manager, Cek Syaratnya

Bapenda DKI Jakarta saat ini tengah membuka lowongan kerja Tenaga Ahli Pemetaan untuk posisi Regional Manager.


Gara-gara Pantun, Ridwan Kamil Diundang Prabowo ke Hambalang

1 hari lalu

Gara-gara Pantun, Ridwan Kamil Diundang Prabowo ke Hambalang

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil diundang ke rumah Prabowo di Hambalang pada Ahad lalu. Dia sempat membicarakan soal Pemilu dengan Prabowo.


Anies Jadi Capres NasDem, Riza Patria: Saya Pilih Prabowo Subianto

2 hari lalu

Anies Jadi Capres NasDem, Riza Patria: Saya Pilih Prabowo Subianto

"Partai saya, Partai Gerindra bersepakat mengusung Pak Prabowo sebagai capres pada Pemilu 2024," kata Riza Patria


Setelah NasDem, Relawan Anies Yakin PKS dan Demokrat Bakal Menyusul Deklarasi

2 hari lalu

Setelah NasDem, Relawan Anies Yakin PKS dan Demokrat Bakal Menyusul Deklarasi

Relawan Anies, Sekretariat Kolaborasi Indonesia yakin akan ada partai susulan yang segera mendeklarasikan dukungan terhadap Anies sebagai capres