Dirut Transjakarta dicopot, DPRD: Anies Baswedan Telat

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bus Transjakarta terguling di Halte Kampus UKI, Jalan Mayjed Sutoyo, Cawang, Jakarta Timur, pada Senin, 9 April 2018, dinihari. Akibatnya, 10 orang penumpang mengalami luka-luka. Foto: TMC Polda Metro Jaya

    Bus Transjakarta terguling di Halte Kampus UKI, Jalan Mayjed Sutoyo, Cawang, Jakarta Timur, pada Senin, 9 April 2018, dinihari. Akibatnya, 10 orang penumpang mengalami luka-luka. Foto: TMC Polda Metro Jaya

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Partai Gerindra Mohamad Taufik menganggap pencopotan Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Budi Kaliwono oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telat. Sebab, ia menilai terjadi penurunan kualitas beberapa tahun ini terhadap moda transportasi tersebut.

    Baca juga: Pesan Khusus Anies untuk Dirut Transjakarta yang Baru: Integrasi

    "Tiba-tiba karyawannya demo, banyak kecelakaan. Ini kan masalah manajemen," ujar Taufik di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 30 Oktober 2018. 

    Sejak mendapat kabar bus Transjakarta banyak yang mengalami kecelakaan, Taufik mengaku sudah meminta kepada Gubernur Anies Baswedan segera mengganti pucuk pimpinan di perusahaan milik daerah itu.

    Alasannya, prestasi jumlah penumpang Transjakarta yang meningkat di masa Dirut lama. Menurut Taufik, pencapaian itu menjadi tertutup karena maraknya insiden kecelakaant.

    Beberapa insiden kecelakaan bus saat Budi masih menjabat, antara lain terjadi pada akhir mber 2018. Dalam sepekan terjadi dua kecelakaan dan beberapa kali bus mogok. 

    Pelaksana tugas Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko mencontohkan beberapa kecelakaan itu seperti bus menabrak beton jembatan penyeberangan di Jalan Kyai Tapa, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

    Kecelakaan terjadi akibat bus menghindari penyapu jalan. Sedangkan pada akhir September, bus Transjakarta merek Zhongtong mogok di simpang Pancoran, Jalan M.T. Haryono.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencopot Budi Kaliwono dari posisi Direktur Utama PT Transportasi Jakarta  pada  Senin, 29 Oktober 2018. Sebagai gantinya, Anies Baswedan menempatkan Agung Wicaksono sebagai Dirut Transjakarta. Sebelumnya Agung Wicaksono  sebagai Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT Mass Rapid Transportation (MRT).

    Baca juga: Anies Baswedan Copot Dirut Transjakarta

    Dalam serah terima jabatan, Budi menjelaskan sudah tahu akan ada pergantian hari ini sejak tiga bulan lalu. Namun, dia mengatakan tak bisa memberi tahu kepada khalayak. “Karena menurut aturan, cuma pemegang saham yang bisa umumkan,” ujar Budi.

    Soal alasan pencopotan dirinya dari jabatan Direktur Utama PT Transjakarta, Budi mengatakan Gubernur Anies Baswedan ingin ada penyegaran di BUMD. Saat proses serah terima jabatan itu, Anies Baswean tak hadir karena sedang berada di Buenos Aires, Argentina. Anies Baswedan dijadwalkan menjadi pembicara dalam forum Urban 20 Mayors Summit atau U20 yang digelar 29-31 Oktober 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.