KADIN: Pengusaha Terima UMP Rp 3,9 Juta yang Ditetapkan Anies

Editor

Ali Anwar

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi DKI Jakarta Andri Yansyah dan Sekretaris DKI Jakarta Saefullah saat mengumumkan UMP DKI Jakarta 2019 di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis, 1 November 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN)  DKI Jakarta, Sarman Simanjorang, meminta para pengusaha di DKI tak mengajukan penangguhan upah minimum provinsi (UMP) DKI yang  baru saja ditetapkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebesar Rp 3.940.973,06.

Baca juga: Anies Baswedan Akhirnya Tetapkan UMP 2019 Senilai Rp 3.940.973,06

“Karena telah sesuai dengan kemampuan dunia usaha,” kata Sarman dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 1 November 2018. UMP DKI tersebut, kata Sarman, dihitung dari pertumbuhan ekonomi nasional 5,15 persen dan inflasi nasional 2,88 persen dikalikan dengan UMP tahun berjalan 2018 sebesar Rp.3.648.035.

“Sehingga naik sebesar Rp.292.938,” ujar Sarman. Menurut Sarman, dengan kondisi ekonomi saat ini dan pelemahan nilai rupiah, akan membuat beban pengusaha semakin bertambah. “Tapi kondisi tersebut bersifat sementara,” kata Sarman.

Apalagi, kata Sarman, saat ini pemerintah tengah melakukan beberapa langkah taktis yang akan membuat kondisi ekonomi semakin membaik dan nilai tukar rupiah semakin menguat. “Menguat seiring dengan semakin membaiknya kondisi perekonomian global,” ucap Sarman.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan secara resmi mengumumkan UMP 2019 naik sebesar 8,03 persen pada Kamis sore, 1 November 2018. Kenaikan itu sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2015 yang mengatur kenaikan UMP.

Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Saefullah mengatakan kenaikan UMP itu telah melalui banyak pertimbangan dan telah mempertimbangkan semua masukan dari berbagai pihak.

Baca juga: Pekerja Tolak UMP Rp 3,9 Juta yang Ditetapkan Anies Baswedan

Kofederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menolak besaran UMP 2019 tersebut. Alasannya, UMP yang baru itu tak tak layak untuk hidup di Jakarta. Menurut Presiden KSPI Said Iqbal, harusnya UMP DKI 2019 sebesar Rp 4,2 juta.

Penghitungan KSPI tersebut berdasarkan survei pasar mengenai Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang disepakati oleh Dewan Pengupahan Provinsi Jakarta, dan memperhitungkan pertumbuhan ekonomi. “Kami menolak penentuan besaran UMP menggunakan PP Nomor 78 tahun 2015 yang ditetapkan Gubernur Anies Baswedan,” ujar Iqbal.

M JULNIS FIRMANSYAH






Setelah NasDem, Relawan Anies Yakin PKS dan Demokrat Bakal Menyusul Deklarasi

17 menit lalu

Setelah NasDem, Relawan Anies Yakin PKS dan Demokrat Bakal Menyusul Deklarasi

Relawan Anies, Sekretariat Kolaborasi Indonesia yakin akan ada partai susulan yang segera mendeklarasikan dukungan terhadap Anies sebagai capres


Pidato Lengkap Anies di NasDem: Demokrasi, Pembangunan, dan Peribahasa Aceh

58 menit lalu

Pidato Lengkap Anies di NasDem: Demokrasi, Pembangunan, dan Peribahasa Aceh

Berbicara selama 6 menit 12 detik, Anies mengungkapkan alasannya menerima diusung sebagai Capres 2024 dan permintaannya ke Partai NasDem


ID FOOD Dukung Gerakan Kemitraan Inklusif UMKM Naik Kelas yang Dirilis Jokowi

2 jam lalu

ID FOOD Dukung Gerakan Kemitraan Inklusif UMKM Naik Kelas yang Dirilis Jokowi

BUMN Holding Pangan ID FOOD ikut mendukung gerakan kemitraan inklusif untuk UMKM Naik Kelas yang diluncurkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersama KADIN Indonesia.


Anies Capres Nasdem, PDIP: Mengada-ada, Proyek TIM Belum Selesai Tapi Diresmikan

2 jam lalu

Anies Capres Nasdem, PDIP: Mengada-ada, Proyek TIM Belum Selesai Tapi Diresmikan

Gembong Warsono memberikan catatan kepada Gubernur Anies Baswedan usai deklarasi dicalonkan menjadi presiden oleh Partai NasDem.


Jokowi Tolak Tanggapi NasDem Usung Anies Jadi Capres 2024

14 jam lalu

Jokowi Tolak Tanggapi NasDem Usung Anies Jadi Capres 2024

Anies Baswedan resmi diusung Partai NasDem menjadi capres untuk perhelatan Pilpres 2024. Diumumkan Surya Paloh.


Kata Anies Baswedan soal Cawapres: Akan Diberikan yang Terbaik Jalannya

16 jam lalu

Kata Anies Baswedan soal Cawapres: Akan Diberikan yang Terbaik Jalannya

Partai NasDem mempersilakan Anies Baswedan memilih sendiri bakal calon wakil presiden yang akan mendampinginya


Anies Jadi Capres NasDem, PDIP: Jangan Gunakan Panggung Gubernur DKI

17 jam lalu

Anies Jadi Capres NasDem, PDIP: Jangan Gunakan Panggung Gubernur DKI

"Hari ini Pak Anies statusnya sudah berubah, jangan menggunakan jabatan dia di DKI Jakarta untuk kepentingan pribadi," kata Sekretaris DPD PDIP DKI


Ancaman Resesi Global, Ketua Kadin Sebut Upaya Dorong UMKM Naik Kelas Kian Penting

18 jam lalu

Ancaman Resesi Global, Ketua Kadin Sebut Upaya Dorong UMKM Naik Kelas Kian Penting

Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid menyatakan upaya mendorong UMKM naik kelas semakin penting saat ini. Apalagi belakangan muncul prediksi resesi global.


Sebentar Lagi Lengser, Anies: Datang Tampak Muka, Pergi Tampak Punggung

20 jam lalu

Sebentar Lagi Lengser, Anies: Datang Tampak Muka, Pergi Tampak Punggung

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diumumkan oleh Partai NasDem sebagai Capres 2024


Kajian Larangan Ekspor Timah Dimulai, Program Hilirisasi hingga Ancaman Gugatan WTO Dibahas

21 jam lalu

Kajian Larangan Ekspor Timah Dimulai, Program Hilirisasi hingga Ancaman Gugatan WTO Dibahas

Pemerintah mulai melakukan sejumlah kajian terkait dengan berbagai dampak yang ditimbulkan seiring rencana melarang ekspor timah pada 2023 mendatang.