Selasa, 13 November 2018

Anies Baswedan Soal Cawagub: Biarkan Dibahas Bulat, Tidak Lonjong

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sambutan saat peresmian rumah DP nol rupiah di kawasan Klapa Village, Pondok Kelapa, Jakarta, Jumat, 12 Oktober 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sambutan saat peresmian rumah DP nol rupiah di kawasan Klapa Village, Pondok Kelapa, Jakarta, Jumat, 12 Oktober 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta -Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyerahkan proses diskusi calon pendampingnya atau calon wakil gubernur (cawagub) kepada Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dia tak menjawab ketika ditanya apakah pembahasan calon wakil gubernur Jakarta harus dipercepat.

    "Biarkan proses politik berjalan dengan baik supaya kesepakatan yang dibuat bulat, tidak lonjong," kata Anies di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Sabtu, 3 November 2018 terkait lamanya penentuan cawagub DKI.

    Baca : Cawagub DKI: Taufik Alhamdulillah Kalau Terpilih, Kalau Nggak?

    Anies merasa biasa saja bekerja tanpa wakil gubernur. Namun, dia mengatakan, tak bisa membagi tugas dengan wakil gubernur dalam hal menghadiri acara atau kegiatan tertentu yang sama-sama penting. Sebab, bukan tak mungkin ada dua agenda gubernur yang penting dan waktu pelaksanaannya sama.

    "Memang banyak acara yang susah mewakilkan karena salah satu keuntungan wagub bila ada kegiatan bisa dibagi," jelas Anies.

    Hingga kini kursi wakil gubernur Jakarta kosong. Eks Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno memutuskan mundur untuk mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam pemilihan presiden 2019.

    Simak juga :
    Cerita Kepala Basarnas Soal Penyelam Gugur Saat Cari Lion Air JT 610

    PKS dan Gerindra yang berhak mengajukan pengganti Sandiaga Uno tak kunjung menyerahkan nama cawagub DKI Jakarta. Dua partai pengusung ini rencananya mendiskusikan calon pendamping Anies pada 5 November 2018 lusa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?