A Man Called Ahok: Ayah yang Ditentang, Ayah yang Menopang

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan pendukung Ahok berkumpul di depan BalaiKota DKI Jakarta untuk melakukan aksi longmarch menuntut hakim untuk membebaskan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari hukuman penodaan agama yang menimpanya, 11 Mei 2017. TEMPO/Rizki Putra

    Ratusan pendukung Ahok berkumpul di depan BalaiKota DKI Jakarta untuk melakukan aksi longmarch menuntut hakim untuk membebaskan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari hukuman penodaan agama yang menimpanya, 11 Mei 2017. TEMPO/Rizki Putra

    Ahok yang menempuh pendidikan tinggi di Jakarta berusaha berontak. Namun yang terjadi kemudian adalan berbenturan dengan Tjoeng. Mereka digambarkan berselisih cukup hebat dalam film.

    Baca:
    Permohonan Banding Dicabut, Veronica Bacakan Surat dari Ahok

    Ide-ide yang dibawa Ahok dari kuliahnya di Jakarta mentah ketika coba diterapkan di Gantung. Termasuk, ide untuk meliburkan karyawan ayahnya untuk menutup selisih utang perusahaan.

    Ucapan selamat ulang tahun untuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari putra sulunya, Nicholas Sean yang diunggah di Instragam. instagram.com

    Selepas wafatnya Kiem, Ahok melanjutkan memimpin perusahaan. Dia berhadapan langsung dengan "Maling"yang membuatnya merasa tak cukup hanya dengan menjadi pengusaha. Ahok ingat pesan Tjoeng: Orang kaya kalah oleh penguasa.

    Ahok lantas memutuskan untuk terjun ke politik, sebagai anggota DPRD Belitung Timur. Namun, menjadi anggota Dewan saja tidak cukup untuknya memberantas "Maling". Dia kemudian mencalonkan diri sebagai Bupati Belitung Timur dan terpilih. Orang-orang yang dibantu Tjoeng semasa hidupnya digambarkan memiliki andil atas terpilihnya Ahok sebagai Bupati.

    Baca:
    A Man Called Ahok, Simak Perjalanan dari Buku Menjadi Film

    Penulis buku A Man Called Ahok, Rudi Valinka, mengungkapkan, nama Tjoeng Kiem Nam sampai sekarang masih sangat dikenal di Belitung Timur, bahkan ketimbang Ahok. Rudi mengatakan, dikenalnya nama Ahok merupakan peran kebaikan Kiem kepada warga Belitung Timur."Ternyata yang hebat itu bapaknya, bapaknya yang super," kata Rudi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.