Kamis, 15 November 2018

Tak Ada Kisah Veronica Tan di Film Ahok, Ini Alasan Sutradara

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Istri Gubernur DKI Jakarta, Veronica Tan (tengah) didampingi Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Saptastri Ediningtyas (kedua kiri) dan artis Titiek Puspa (kedua kanan), menghadiri acara pencanangan Gerakan Pungut Sampah (GPS) di Taman Menteng, Jakarta, 22 November 2014.  TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Istri Gubernur DKI Jakarta, Veronica Tan (tengah) didampingi Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Saptastri Ediningtyas (kedua kiri) dan artis Titiek Puspa (kedua kanan), menghadiri acara pencanangan Gerakan Pungut Sampah (GPS) di Taman Menteng, Jakarta, 22 November 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, JakartaFilm A Man Called Ahok fokus menceritakan kehidupan keluarga Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Kecamatan Gantung, Belitung Timur. Dominannya, ihwal hubungan Ahok dan ayahnya, Tjoeng Kiem Nam.

    Baca berita sebelumnya:
    A Man Called Ahok: Ayah yang Ditentang, Ayah yang Menopang

    Tak ada kisah cinta Ahok dengan mantan istri, Veronica Tan. Film yang turut menggunakan bahasa Khek ini pun menyucikan diri dari kontroversi Ahok dalam kasus Surat Al-Maidah: 51. Kontroversi ini berujung demonstrasi berjilid-jilid oleh gerakan massa yang menamakan diri 212—merujuk kepada tanggal dan bulan demonstrasi besar menuntut Ahok dipenjara atas tuduhan penistaan agama.

    Sutradara film, Putrama Tuta mengatakan, film itu hanya fokus bercerita bagaimana Tjoeng Kiem Nam mendidik anak, khususnya Ahok. Menurut dia, fokus kehidupan lain dari Mantan Gubernur DKI Jakarta itu hanya akan mengkaburkan nilai yang ingin disampaikan dari film A Man Called Ahok.

    "Dengan adanya karakter lain, seperti Ibu Veronica di sini fokus cerita akan terpecah," kata Tuta, saat press screening di Epicentrum XXI, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin, 5 November 2018.

    Baca berita sebelumnya:
    Apa Kabar Ahok? Simak Kisahnya Jatuh Bangun Melawan 'Maling'

    Istri Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Veronica Tan menangis saat membacakan surat Ahok di Jakarta, Selasa 23 Mei 2017. Surat yang ditulis tangan oleh Ahok itu dibacakan dalam keterangan pers terkait pencabutan permohonan banding Ahok terhadap vonis majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara atas kasus penistaan agama. TEMPO/Subekti

    Film itu mengambil kisah mulai dari Ahok duduk di bangku SMP dan berakhir ketika terpilih sebagai Bupati Belitung Timur pada 2005. Walau pada September tahun 1997 Ahok menikah dengan Veronica, namun kisah itu tidak disajikan.

    Sepanjang film, kedermawanan Tjoeng Kiem Nam yang diperankan oleh aktor asal Malaysia, Chew Kin Wah, kerap ditonjolkan. Sementara Ahok yang diperankan Daniel Mananta dalam film itu digambarkan meneladani, sekaligus berselisih dengan Tjoeng.

    Baca:
    Ahok Resmi Bercerai dengan Veronica Tan

    Penulis buku A Man Called Ahok, Rudi Valinka mengungkapkan, sosok Tjoeng Kiem Nam sangat dikenal di Belitung Timur sampai saat ini. Bahkan, nama sang ayah lebih dikenal ketimbang Ahok.

    Rudi berujar, dikenalnya nama Ahok merupakan peran kebaikan Tjoeng Kiem Nam kepada masyarakat di Belitung Timur. "Ternyata yang hebat itu bapaknya, bapaknya yang super," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pokemon Hidup Dalam Detektif Pikachu

    Hollywood baru saja mengadaptasi karakter favorit dunia dari kartun Pokemon, Pikachu, ke dalam film layar lebar.