Sarana Jaya Berharap Skybridge Tanah Abang Instagramable, Sebab..

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pedagang membuka lapak di bawah Sky Bridge Tanah Abang di Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, 28 Oktober 2018. Tempo/Imam Hamdi

    Pedagang membuka lapak di bawah Sky Bridge Tanah Abang di Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, 28 Oktober 2018. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PD Sarana Jaya Yoory C. Pinontoan mengatakan, pihaknya bakal mempercantik jembatan multiguna alias skybridge Tanah Abang. Yoory mengharapkan, skybridge menjadi lokasi baru yang cocok difoto alias Instagramable.

    "Saya berharap itu menjadi tempat baru yang Instagramable gitu," kata Yoory saat dihubungi Tempo, Selasa, 6 November 2018, soal proyek skybridge yang nyaris rampung tersebut.

    Baca : Anies Baswedan Bicara Soal 2 Jadwal di Proyek Skybridge, Kenapa?

    Menurut dia, Sarana Jaya tak mendirikan skybridge hanya berkerangka baja. Yoory memastikan, skybridge akan dicat dengan warna yang menarik. Sarana Jaya kini sedang memasang aksesoris di jembatan itu. Nantinya, baja skybridge bakal berbalutkan papan fiber semen alias kalsiclad.

    "Selain untuk mempercantik jembatan, ada fungsinya juga supaya tidak terlalu tampias hujan," ujar dia.

    Yoory meyakini banyak warga yang ingin menyambangi skybridge untuk berfoto. Sudut pandang alias angle foto bagus, yakni potret di antara lapak pedagang yang masih kosong. Apalagi bila lapak tertutup karena dipasang pintu besi (rolling door).

    Pengendara sepeda motor dan pejalan kaki melintas di bawah Jembatan Penyeberangan Multiguna atau Skybridge Tanah Abang di Jalan Jatibaru Raya, Jakarta Pusat, Senin, 15 Oktober 2018. Setelah jembatan itu rampung, diharapkan tidak ada lagi pedagang kaki lima (PKL) yang menggelar lapak di Jalan Jatibaru Raya. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Yoory menyampaikan, pembangunan skybridge telah mencapai 92 persen. Dia menargetkan proyek rampung pekan ini. Sebelumnya, waktu penyelesaian skybridge molor dua kali. Mulanya, skybridge direncanakan selesai 15 Oktober. Namun, waktunya mundur jadi 31 Oktober 2018.

    Simak juga :
    Ini Dua Kendala Tim DVI Identifikasi Jasad Korban Lion Air JT 610

    Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi pernah mengkritik estetika skybridge yang tak cocok dibangun di perkotaan.

    Menanggapi pernyataan ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan minta Prasetio tak menjelekkan skybridge. Sebab, memang belum tampak warna dan gambar di jembatan itu mengingat pembangunan konstruksi masih berjalan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.