Jumat, 16 November 2018

3 Fakta Tarik Ulur Cawagub DKI

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Wakil Gubenur DKI Jakarta yang diajukan Partai Keadian Sejahtera (PKS) Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu, September 2018. Foto: Instagram

    Calon Wakil Gubenur DKI Jakarta yang diajukan Partai Keadian Sejahtera (PKS) Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu, September 2018. Foto: Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) DKI Jakarta dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra DKI Jakarta bertemu dan memutuskan bahwa calon wakil gubernur atau cawagub DKI Jakarta berasal dari kader PKS dalam pertemuan di  kantor DPD Gerindra DKI, Senin sore, 5 November 2018.

    Baca juga: Gerindra-PKS Putuskan Cawagub DKI, Ini 4 Butir Kesepakatannya

    Sebelumnya dua partai pengusung Gubernur dan Wakil Gubernur Anies Baswedan-Sandiaga Uno itu berebut kursi DKI 2. Gerindra menyodorkan nama Mohamad Taufik, sedangkan PKS  ada mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu dan Sekretaris Umum DPW PKS DKI Agung Yulianto.

    Perseteruan memperebutkan kursi Wagub DKI yang ditinggalkan Sandiaga Uno karena menjadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto, itu berlangsung alot sejak tiga bulan lalu, 10 Agustus 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tangis Baiq Nuril, Korban Pelecehan Yang Dipidana

    Kasus UU ITE yang menimpa Baiq Nuril, seorang guru SMAN 7 Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengundang tanda tanya sejumlah pihak.