Calon Terkuat Wagub DKI? Ini Kegiatan Ahmad Syaikhu Pasca Pilkada

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ahmad Syaikhu. instagram.com/syaikhu_ahmad_

    Ahmad Syaikhu. instagram.com/syaikhu_ahmad_

    TEMPO.CO, Jakarta - Semenjak ditetapkan sebagai Calon Wakil Gubernur Jawa Barat mendampingi Sudrajat di Pilkada Jawa Barat tahun ini, Ahmad Syaikhu langsung melepas jabatannya sebagai Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera. Tapi, pasangan ini kalah dari Ridwan Kamil-Uu Rijalul Ulum.

    "Sekarang kegiatan sehari-hari saya, banyak di Asyik Prenuer," kata Ahmad Syaikhu di Bekasi, Rabu, 7 November 2018.

    Baca : Disebut Kandidat Terkuat Wagub DKI, Ahmad Syaikhu: 50 Persen

    Asyik Preneur merupakan program unggulan Ahmad Syaikhu ketika bertarung di Pilkada Jabar, melalui itu dia menargetkan bisa menerbitkan ratusan ribu pengusaha-pengusaha muda di Jawa Barat.

    Sayangnya, pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu keok dari Ridwan Kamil yang menggandeng mantan Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum. Meski demikian, Asyik Preneur tak dibubarkan, karena Syaikhu komitmen ingin membentuk pengusaha-pengusaha muda.

    Sandiaga Uno dan Ahmad Syaikhu. instagram.com/syaikhu_ahmad_

    "Sekarang lebih banyak melatih pemuda-pemuda di Bekasi yang memiliki skill di kewirausahaan," kata mantan Wakil Wali Kota Bekasi periode 2013-2018 ini.

    Selain di komunitas itu, Syaikhu yang akrab dipanggil Ustad mengisi kajian-kajian dengan komunitas La Riba untuk menggelar kajian-kajian keilmuan di berbagai wilayah.
    Simak juga :

    Kini Ahmad Syaikhu tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti fit and proper test menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta. Syaikhu akan bersaing dengan koleganya satu partai yang duduk di kursi Sekretaris DPW PKS DKI Jakarta.

    "Persiapan berbagai hal, yang paling utama adalah pemahaman terhadap persoalan-persoalan yang ada di DKI dan juga solusinya," demikian Ahmad Syaikhu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Realitas Versus Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia

    Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia 2017-2019 mencatat luas area perkebunan 2016 mencapai 11,2 juta hektare. Namun realitas berkata lain.