Selasa, 13 November 2018

Polisi Turunkan Tim Puslabfor Selidiki Ledakan di Bekasi

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lokasi ledakan di Perumahan Harapan Baru 2, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Kamis pagi, 8 November 2018. Ledakan diduga berasal dari kebocoran tabung gas 12 kilogram. Tempo/Adi Warsono

    Lokasi ledakan di Perumahan Harapan Baru 2, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Kamis pagi, 8 November 2018. Ledakan diduga berasal dari kebocoran tabung gas 12 kilogram. Tempo/Adi Warsono

    TEMPO.CO, Bekasi - Polisi menurunkan tim dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Markas Besar Kepolisian untuk menyelidiki ledakan di Perumahan Harapan Baru 2 Kelurahan Kota Baru Kecamatan Bekasi Barat Kota Bekasi. Insiden yang terjadi di kediaman Farel Situmorang itu diduga dipicu kebocoran gas elpiji tabung 12 kilogram.

    Berita sebelumnya: Dahsyatnya Ledakan Gas di Bekasi, Warga: Dikira Ada Gempa

    Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi Kota, Ajun Komisaris Besar Jarius Saragih mengatakan sudah menyita sejumlah barang bukti untuk diselidiki. Barang yang disita antara tabung gas 12 kilogram, regulator berikut selangnya, dan sebuah kompor gas. "Hasil penyelidikan sementara sumbernya dari itu," kata Jarius di lokasi kejadian, Kamis, 8 November 2018.

    Jarius mengatakan, diduga gas yang bocor itu sudah berlangsung semalaman.Gas terjebak di dalam rumah karena tak ada ventilasi udara. Ledakan terjadi ketika penghuni rumah menyalakan kompor. "Jadi bukan tabung gas yang meledak, ini akibat akumulasi gas di dalam rumah," ujar dia.

    Menurut Jarius, ada empat rumah rusak berat akibat ledakan tersebut. Sedangkan dua rumah lagi hanya rusak ringan. Kerusakan paling parah terlihat di rumah Farel yang menjadi titik ledakan. Tembok jebol hingga tembus ke rumah di sisi kanan dan belakang. Sedangkan rumah di depannya rusak akibat hantaman puing dan pagar besi yang terhempas dari titik ledakan.

    Korban luka akibat insiden ini dilaporkan ada empat orang, termasuk Farel. Ia menderita luka bakar 20 persen. Sedangkan dua korban yang menderita luka parah saat ini sudah dirawat di Rumah Sakit Ananda, Bekasi Barat. Mereka adalah David Situmorang dan Eisen Rosafel Panjaitan.

    Baca juga: Ledakan di Perumahan Bekasi, 4 Rumah Rusak Parah

    Peristiwa bermula pemilik rumah Farel Situmorang hendak memasak air sekitar pukul 04.00 WIB. Farel yang baru bangun menuju ke dapur dan menyalakan kompor. Saat memutar pemantik pertama, kompor tak langsung menyala. Karena itu, dia kembali memutar pemantik pada kompor. Saat itulah terjadi ledakan dahsyat di rumahnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?