Selasa, 13 November 2018

RS Polri Minta Keluarga Korban Lion Air Waspadai Modus Penipuan

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pegawai Kejaksaan Agung membawa jenazah almarhum Dodi Junaidi saat penyerahan jenazah kepada pihak keluarga di kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin, 5 November 2018. Dodi merupakan salah satu dari empat pegawai Kejaksaan Agung yang menjadi korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Sejumlah pegawai Kejaksaan Agung membawa jenazah almarhum Dodi Junaidi saat penyerahan jenazah kepada pihak keluarga di kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin, 5 November 2018. Dodi merupakan salah satu dari empat pegawai Kejaksaan Agung yang menjadi korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala RS Polri Kramatjati, Brigadir Jenderal Musyafak, mengimbau keluarga korban pesawat Lion Air yang jatuh di Tanjung Karawang berhati-hati terhadap modus-modus penipuan. Imbauan diberikan setelah menerima laporan keluarga korban terganggu oleh kontak telepon dari orang tak mereka kenal tapi mengaku tim DVI.

    Baca berita sebelumnya:
    Hari ke-11, Tim DVI Ungkap Kesulitan Identifikasi Korban Lion Air

    Musyafak mengimbau keluarga korban tidak menggubris panggilan-penggilan telepon yang tidak dikenal dan dicurigai bermodus penipuan. Dia menyampaikan, nomor telepon resmi dari tim DVI adalah: Whatsapp 082125987642 serta call center 081211790961 dan 087888719805.

    Musyafak juga menegaskan, proses identifikasi korban Lion Air tidak memungut biaya dari keluarga. "Semua biaya ditanggung Polri," katanya di RS Polri, Kamis malam 8 November 2018.

    Sejumlah keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 saat serah-terima kepada keluarga korban di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta, 5 Oktober 2018. Tim Disaster Victim Indetification (DVI) Mabes Polri berhasil mengidentifikasi 13 korban Lion Air JT 610. Dengan tambahan tersebut, total jenazah yang sudah teridentifikasi sebanyak 27 orang. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Musyafak menambahkan belum mengetahui tujuan kontak telepon yang dikeluhkan sejumlah keluarga korban tersebut. "Untuk diminta duit atau tidak kami belum tau, tapi mengganggu," katanya.

    Baca:
    Jika Pencarian Usai, Ini Daftar Santunan untuk Korban Lion Air

    Berdasarkan manifes, Tim DVI RS Polri bertugas mengidentifikasi 188 korban Lion Air JT 610 yang jatuh di Tanjung Karawang pada 29 Oktober 2018. Hingga Kamis malam, sebanyak 71 korban telah berhasil diidentifikasi. Mereka terdiri dari 52 laki-laki dan sisanya perempuan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?